2 Akun Facebook yang Tuding Nella Kharisma Selingkuh dengan Mantan Bupati Kediri Sudah Tak Aktif

Kompas.com - 03/12/2019, 19:12 WIB
Nella Kharisma (tengah) usai diperiksa di ruang Ditreskrimsus Polda Jatim, Senin (2/12/2019) KOMPAS.COM/A. FAIZALNella Kharisma (tengah) usai diperiksa di ruang Ditreskrimsus Polda Jatim, Senin (2/12/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Dua akun Facebook yang melakukan pencemaran nama baik terhadap pedangdut Nella Kharisma, sudah tidak aktif.

Dua akun Facebook bernama Suprianto dan Dinasti Sutrisno menuduh Nella berselingkuh dengan mantan Bupati Kediri Sutrisno.

"Dua akun yang dilaporkan sudah tidak aktif. Namun, kami akan melacak jejak digitalnya dengan teknologi digital forensik yang kami punya," kata Direskrimsus Polda Jatim, Kombes Gidion Arief Setyawan, saat dihubungi, Selasa (3/12/2019).

Baca juga: Diperiksa 3 Jam, Nella Kharisma Dicecar 20 Pertanyaan

Dengan metode digital forensik, polisi akan melacak profil pemilik akun Facebook yang dilaporkan Nella. 

Nella sudah diperiksa penyidik sebagai saksi pelapor, Senin kemarin. Dia diperiksa selama tiga jam. Nella dicecar 20 pertanyaan oleh penyidik.

Usai diperiksa, Nella memberikan klarifikasinya bahwa dia tidak mengenal mantan Bupati Kediri Sutrisno.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan, dia juga tidak pernah bertemu dengan mantan Sutrisno.

Sebelumnya, pedangdut Nella Kharisma telah melaporkan sebuah akun Facebook bernama Suprianto ke Subdit Siber Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Timur.

Akun tersebut dianggap melakukan pencemaran nama baik karena menyebar kabar bahwa Nella berselingkuh dengan mantan Bupati Kediri Sutrisno.

Akun Facebook Suprianto mengunggah kabar itu disertai dengan kolase foto Nella dan Sutrisno.

Akun itu juga menyinggung istri dari Sutrisno yang kini Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno.

Baca juga: Kasus Nella Kharisma Dituduh Berselingkuh, 3 Jam Diperiksa Polisi hingga Mengaku Tak Kenal Bupati Kediri

Kuasa hukum Nella, Ander Sumiwi Budi Prihatin menjelaskan, bukan hanya akun Facebook bernama Suprianto yang dilaporkan,, tapi juga akun Facebook bernama Dinasti Sutrisno.

"Keduanya sama-sama menyebar kabar fitnah yang tidak bisa dipertanggung jawabkan," kata Ander. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X