Rektor Universitas Negeri Timor Meninggal karena Serangan Jantung, Begini Kronologinya

Kompas.com - 28/11/2019, 21:06 WIB
Jenazah Rektor Universitas Negeri Timor (Unimor) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Arnoldus Klau Berek, saat berada di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, Kamis (28/11/2019) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREJenazah Rektor Universitas Negeri Timor (Unimor) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Arnoldus Klau Berek, saat berada di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, Kamis (28/11/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Arnoldus Klau Berek (58), Rektor Universitas Negeri Timor (Unimor), Kefamenanu, Kabuaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal dunia di kamar hotel, Kamis (28/11/2019) pagi.

Kabid Humas Polda NTT AKBP Johannes Bangun mengatakan, Arnoldus ditemukan sudah tidak bernyawa di lantai II kamar nomor 222, Hotel Neo Aston Kupang, yang terletak di Jalan Piet A Tallo Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

"Jenazah Arnoldus, pertama kali ditemukan oleh petugas Hotel Neo Aston Kupang, sekitar pukul 08.00 Wita," katanya kepada Kompas.com, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Rektor Unimor Meninggal di Hotel akibat Serangan Jantung

Dikatakan Johannes, Arnoldus tiba di Kota Kupang pada Rabu (27/11/2019) malam. Arnoldus yang baru datang dari Jakarta, check in di hotel tersebut sekitar pukul 21.00 Wita.

Rencananya, pada Kamis (28/11/2019), dia hendak pulang ke Kefamenanu, Kabupaten TTU menumpang pesawat melalui Atambua, Kabupaten Belu sekitar pukul 07.00 Wita.

Sekitar pukul 08.00 WITA, istri korban Kristina Elsa yang juga dosen Unimor menelepon nomor telepon Arnoldus, namun tidak ada jawaban.

"Istri Aenoldus yang ada di Kefamenanu, hendak mengabarkan kalau ia sudah menuju kota Atambua, Kabupaten Belu hendak menjemputnya. Karena puluhan kali telepon tidak direspons, maka istrinya menelepon ke pihak Hotel," ungkapnya. 

Baca juga: Rektor Unimor Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Mendapat kabar tersebut, pihak hotel mencoba mengetuk pintu kamar, namun tidak ada jawaban.

"Petugas hotel tepaksa mendobrak paksa kamar dan menemukan Arnoldus sudah tidak bernyawa dalam posisi tidur terlentang," katanya.

Penemuan jenasah pendiri dan rektor pertama Unimor ini kemudian dilaporkan ke Polsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota.

"Pada pukul 08.07 WITA, Polres Kupang Kota menerima telepon dari Security Hotel Neo Aston, menyampaikan bahwa ada orang meninggal di hotel," tuturnya.

Tim identifikasi Polres dan Polsek Kelapa Lima mendatangi lokasi kejadian.

 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X