Selama 11 Bulan, 183 Sarang Tawon Vespa Dimusnahkan di Solo

Kompas.com - 25/11/2019, 22:11 WIB
Evakuasi sarang tawon ndas  di Desa Sukowiyono Kabupaten Ngawi. Khawatir dengan keberadaan sarang tawon ndas, BPBD Kabupaten Ngawi melakukan evakuasi sarang tawon ndas. KOMPAS.COM/DOK BPBD KABUPATEN NGAWIEvakuasi sarang tawon ndas di Desa Sukowiyono Kabupaten Ngawi. Khawatir dengan keberadaan sarang tawon ndas, BPBD Kabupaten Ngawi melakukan evakuasi sarang tawon ndas.

SOLO, KOMPAS.com - Dinas Pemadam Kebakaran Surakarta mencatat terhitung sejak Januari hingga November 2019, sebanyak 183 sarang tawon vespa affinis dimusnahkan di Solo, Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta Gatot Sutanto mengatakan keberadaan sarang tawon vespa affinis atau dikenal tawon ndas ditemukan tersebar di lima kecamatan.

Kata Gatot, sarang tawon vespa affinis ditemukan di Solo mulai tahun 2016-2017.

"Laporan keberadaan sarang tawon vespa affinis paling banyak tahun 2019," ujar Gatot kepada Kompas.com, Senin (25/11/2019).

Baca juga: Resahkan Warga, Sarang Tawon Ndas Dipindahkan ke Hutan

Sarang tawon vespa affinis ini paling banyak ditemukan di kawasan permukiman warga, terutama di atap rumah. Sebagian sarang tawon ditemukan di pohon.

"Kebanyakan sarang tawon ini ditemukan di rumah warga," kata dia.

Dia mengaku dalam sehari bisa memusnahan sebanyak empat sarang tawon vespa affinis di lokasi berbeda.

Baca juga: Sengatan Tawon Berujung Kematian, Siswa SD di Garut hingga Petani di Klaten Jadi Korban

Pemusnahan sarang tawon dilakukan dengan cara menggunakan busa dan lubang sarang disumpal menggunakan kain yang telah dicampur bensin.

"Pemusnahan sarang tawon ini kita sering lakukan saat malam hari. Kebanyakan tawon pada masuk ke sarang. Kita mengutamakan keselamatan petugas," tutur Gatot.

Kendati banyak laporan pemusnahan sarang tawon, dia menyampaikan, selama ini belum ada laporan warga yang tersengat tawon vespa affinis.

"Alhamdulillah, belum ada laporan itu. Jangan sampai. Makanya kalau ada temuan sarang tawon ini warga segara laporkan ke kita (Damkar)," pungkas Gatot.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

Regional
Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

Regional
5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

Regional
Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

Regional
Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

Regional
Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

Regional
'Rapid Test', 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

"Rapid Test", 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

Regional
Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

Regional
RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X