Kompas.com - 25/11/2019, 16:20 WIB
Sekretaris Daerah Lanny Jaya, Christian Sohilait KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDISekretaris Daerah Lanny Jaya, Christian Sohilait

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua diduga kerap melakukan intervensi kepada aparatur kampung untuk mendapatkan uang dan bahan makanan.

Namun, ada kejadian unik yang diceritakan Sekretaris Daerah Lanny Jaya, Christian Sohilait tentang keberanian salah satu aparatur kampung di Distrik Kuyawage.

Ia mengisahkan pengalaman Leus Murib yang berani berhadapan dengan Pemimpin KKB wilayah Ndugama, Egianus Kogoya.

"Ketika kelompok KKB Nduga pimpinan Egianus Kogoya masuk untuk acara kedukaan di Kuyawage, dia kasih waktu, selesai duka berapa hari, (kelompok Egianus) harus segera tinggalkan tempat ini karena ini daerah pengungsi, kita tidak mau ada pertumpahan darah atau kontak senjata di sini," ujarnya di Jayapura, Senin (25/11/2019).

Baca juga: Panglima TNI Ajak Egianus Kogoya Berdialog

KKB pimpinan Egianus Kogoya merupakan kelompok yang selama satu tahun terakhir paling aktif beraksi menganggu keamanan di Kabupaten Nduga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan, aksinya tergolong sadis karena ia tidak segan-segan membunuh korbannya.

Ketika keberadaannya di Kuyawage dibatasi oleh Leus Murib, Egianus bukan tidak melawan, namun Leus yang merupakan warga lokal justru berani menghadapinya.

"Egianus berontak tapi dia (Leus Murib) angkat panah juga. Ini contoh saja," kata Sohilait.

Baca juga: Peran Egianus Kogoya di Balik Penghadangan TNI di Habema dan Baku Tembak di Wamena

Menurut dia, hal tersebut bisa terjadi karena aparatur kampung di Lanny Jaya merupakan putra daerah sehingga ia juga memiliki posisi dalam struktur adat setempat.

Karenanya, ketika KKB mengintervensi, mereka berani melawan karena mereka sama-sama terikat aturan adat.

"Saya pikir mereka ini keluarga, jadi kalau keluarga, teman-teman OPM mau bunuh mereka dia juga pikir dua kali, itu denda besar buat mereka karena ini sama-sama anak asli yang punya wilayah," tutur Sohilait.

Keberadaan kelompok Egianus Kogoya di Kuyawage juga sempat dibenarkan oleh Komandan Kodim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf. Candra Dianto.

"Posisinya kelompok Egianus Kogoya sedang ada kedukaan di Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya," ungkapnya saat dihubungi melalui telepon pada 18 November 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.