KILAS DAERAH

Jembatani IKM Otomotif dan Industri Besar, Disperindag Jabar Selenggarakan Pameran Otomotif

Kompas.com - 24/11/2019, 21:03 WIB
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Disperindag Jabar) M. Arifin Soendjayana  saat diwawancarai di sela pameran otomotif Jabar Otofest 2019 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (23/11/2019). 
Dok. Humas Pemprov Jawa BaratKepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Disperindag Jabar) M. Arifin Soendjayana saat diwawancarai di sela pameran otomotif Jabar Otofest 2019 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (23/11/2019).

KOMPAS.com – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Disperindag Jabar) M. Arifin Soendjayana mengungkapkan, para pelaku Industri Kecil Menengah Jabar masih mengalami beberapa kendala.

Hambatan terbesar adalah keterbatasan akses untuk dapat bekerjasama dengan industri besar. Menurut Arifin, IKM kesulitan untuk menawarkan produknya ke pabrik-pabrik.

"Kalau IKM nawarin satu-satu ke pabrik, kan, susah. Kalau masuk ke tier 1 dan 2 sulit, tapi kalau masuk ke tier 3 kami bisa, karena memang yang dibutuhkan teknologinya tidak terlalu tinggi,” ucap Arifin dalam rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (24/11/2019).

Untuk mengatasinya, diperlukan sebuah hub dan berbagai upaya untuk menghubungkan IKM dengan industri yang membutuhkan.

Baca juga: Di Jabar Angka Harapan Hidup Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki

“Kami sedang mencari yang bisa menjembatani agar kualitas, kontinuitas, dan pricing itu bisa lebih menguntungkan," ungkapnya.

Apalagi, industri otomotif menjadi komoditas ekspor tertinggi di Jabar setelah komoditas elektronik.

Oleh karena itu, menurut Arifin, pihaknya juga terus menggenjot kawasan segitiga Rebana meliputi Cirebon, Patimban, dan Kertajati untuk menjadi produsen utama produk otomotif Jabar.

"Terutama di Patimban, di sana lebih diarahkan untuk industri otomotif. Makannya kami dorong kawasan industri yang tumbuh di Rebana ini mengarah pada otomotif. Selain itu Karawang juga menjadi salah satu daerah yang sudah bermitra dengan industri otomotif," jelasnya.

Pameran otomotif

Salah satu upaya Disperindag Jabar untuk mendukung perkembangan industri otomotif Jabar adalah menyelenggarakan pameran otomotif bertajuk Jabar Otofest 2019, di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (23/11/2019).

Mengusung tema 'Menuju Kemandirian Otomotif Jawa Barat', acara dua tahunan ini bertujuan mendorong pelaku IKM otomotif Jabar untuk dapat bekerjasama dan bermitra dengan perusahaan besar.

Para peserta pameran merupakan puluhan pelaku IKM Jabar hingga SMK yang memproduksi komponen otomotif. Di ajang itu mereka bisa unjuk gigi kualitas produk yang dihasilkan.

"Mudah-mudahan dapat meningkakan industri manufaktur di Jabar khususnya otomotif. Bagaimana IKM yang bergerak di sektor otomotif ini bisa bermitra dengan perusahaan otomotif besar, itu yang akan kami coba," kata Arifin.

Baca juga: Warga Jabar, Nantikan Keseruan Jabar Otofest 2019 Akhir Pekan Nanti

Selain pameran sejumlah produk IKM, acara itu juga mengadakan OtoFreeTuneUp yang akan memberikan layanan tune up pada pengunjung yang membawa kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sebagai informasi, Jabar Otofest 2019 digelar bersamaan dengan agenda festival Pasar Rakyat serta launching pilot project pusat distribusi provinsi, yang dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Regional
Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Regional
Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Regional
Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Regional
Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X