Bawa Paksa Jenazah Bayi, Driver Ojek Online Minta Maaf secara Tertulis ke RSUP M Djamil Padang

Kompas.com - 22/11/2019, 11:49 WIB
Perwakilan Ojol menyerahkan surat pernyataan maaf tertulis pada PPID RSUP M Djamil Padang, Gustavianof, Kamis (21/22/2019) Dok: Humas RSUP M DjamilPerwakilan Ojol menyerahkan surat pernyataan maaf tertulis pada PPID RSUP M Djamil Padang, Gustavianof, Kamis (21/22/2019)

PADANG, KOMPAS.com — Setelah meminta maaf secara lisan, komunitas pengemudi ojek online (ojol) yang membawa paksa jenazah bayi Ramadhan Khalif Putra (6 bulan) dari RSUP M Djamil, Padang, menyampaikan permintaan maaf secara tertulis.

Pernyataan itu atas nama driver Gojek se-Sumatera Barat yang diserahkan kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M Djamil, Gustavianof.

"Alhamdulillah, setelah permintaan maaf secara lisan, pengemudi ojek online juga meminta maaf secara tertulis," kata Gustavianof, yang dihubungi Kompas.com, Jumat (22/11/2019).

Baca juga: Ibu yang Jenazah Bayinya Dibawa Paksa Driver Ojek Online Laporkan RSUP M Djamil ke Ombudsman

Permintaan maaf yang diserahkan pada Kamis (21/11/2019) sore di RSUP M Djamil itu ditandatangani Alfiandri atas nama driver Gojek se-Sumbar dan diketahui Distric Manager Gojek Padang Septian Dwijayanto.

Dalam pernyataannya, driver menyesali tindakan paksa membawa jenazah Ramadhan dengan sepeda motor tanpa sepengetahuan keluarga.

"Pihak pengemudi juga menyesali pernyataan dan penyebaran informasi bohong tentang penahanan jenazah karena tidak ada biaya keluar dari RSUP sehingga menghebohkan. Padahal, RSUP sudah bertindak sesuai dengan prosedur," kata Gustavianof.

Kemudian, driver ojol juga meminta maaf kepada seluruh karyawan RSUP M Djamil dan Kementerian Kesehatan terhadap pemberitaan yang telah merugikan nama baik instansi tersebut.

Pengemudi ojol juga berjanji akan menghapus pemberitaan bohong tersebut dan membantu mengembalikan nama baik rumah sakit.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Helm Pink dan Sandal Jadi Petunjuk Identitas Mayat Perempuan Terbakar di Tumpukan Jerami

Helm Pink dan Sandal Jadi Petunjuk Identitas Mayat Perempuan Terbakar di Tumpukan Jerami

Regional
Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Regional
Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Regional
Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Regional
Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Regional
BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

Regional
6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

Regional
Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Regional
6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

Regional
Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Regional
4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

Regional
Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Regional
Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X