Ibu yang Jenazah Bayinya Dibawa Paksa Driver Ojek Online Laporkan RSUP M Djamil ke Ombudsman

Kompas.com - 20/11/2019, 18:47 WIB
Puluhan pengemudi Ojol membawa jenazah bayi rekannya dari RSUP M Djamil Padang, Selasa (19/11/2019) Dok: Humas RSUP M DjamilPuluhan pengemudi Ojol membawa jenazah bayi rekannya dari RSUP M Djamil Padang, Selasa (19/11/2019)

PADANG, KOMPAS.com - Dewi Suriani, melaporkan pihak RSUP M Djamil Padang, ke Ombudsman Perwakilan Sumbar, terkait dipersulitnya pemulangan jenazah anak Dewi, Ramadhan Khalif Putra. 

Kejadian itu diketahui sempat viral karena rekan-rekan Dewi dari driver ojek online membawa paksa jenazah bayi tersebut.

"Hari ini kita telah terima pengaduan dari Dewi Suriani yang merupakan orangtua kandung Ramadhan Khalif Putra. Pengaduannya tentang dipersulitnya pemulangan jenazah," kata Asisten Ombudsman Sumbar Adel Wahidi yang dihubungi Kompas.com, Rabu (20/11/2019).

Baca juga: Ambil Paksa Jenazah Bayi dari Rumah Sakit, Ojek Online Minta Maaf


Adel mengatakan, dalam laporannya itu disebutkan bahwa pihak Dewi merasa dipersulit untuk membawa jenazah anaknya dari RSUP M Djamil karena pengurusan administrasi berbelit-belit.

Dari keterangan Dewi, Ramadhan meninggal dunia pada pukul 09.00 WIB, dan jenazahnya dibawa paksa pada pukul 12.00 WIB.

Sementara pengurusan administrasi yang dilakukan adik orangtua Ramadhan baru selesai pada pukul 13.00 WIB.

"Pihak RSUP menyebut prosedur pemulangan jenazah harus dua jam setelah meninggal. Kalau meninggal jam 09.00 WIB, jenazah harusnya bisa keluar pukul 11.00 WIB," kata Adel.

Adel juga menyoroti penyelesaian administrasi di RSUP M Djamil yang cukup lama karena setelah meninggal membutuhkan waktu empat jam.

Sementara itu Dirut RSUP M Djamil Padang Yusirwan Yusuf membantah bahwa pihaknya menghalang-halangi jenazah bayi dibawa pulang.

"Semuanya ada prosedurnya, baru bisa dibawa setelah dua jam usai meninggal. Kemudian pasien ini kan tidak mampu membayar, tentu membutuhkan proses administrasi yang panjang," kata Yusirwan.

Keluarga pasien, kata Yusirwan, tentu harus mengurus surat pernyataan dan kemudian juga harus diketahui pihak rumah sakit.

Baca juga: Kasus Driver Ojek Online Bawa Paksa Jenazah Bayi, Pengamat: Ada yang Tak Beres di Program JKN

Pihak rumah sakit tidak pernah mempersulit pasien. Bahkan memberikan pelayanan maksimal selama pasien dirawat hingga meninggal dunia.

Saat ini pihak rumah sakit telah menggratiskan biaya perawatan bayi tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Regional
Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Regional
PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

Regional
Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Regional
Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Regional
Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Regional
Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Regional
Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Regional
Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Regional
Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Regional
Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Regional
Cerita Anak Penjual Sate Keliling yang Jadi Polisi, Viral Setelah Cium Kaki Ayahnya

Cerita Anak Penjual Sate Keliling yang Jadi Polisi, Viral Setelah Cium Kaki Ayahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X