Jelang HUT OPM 1 Desember, Kota Jayapura Dipastikan Aman

Kompas.com - 21/11/2019, 19:04 WIB
Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano memberikan keterangan kepada awak media usai menjenguk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang tengah dirawat di ruang rawat inap Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/7/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANWali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano memberikan keterangan kepada awak media usai menjenguk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang tengah dirawat di ruang rawat inap Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/7/2019).

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menegaskan tidak diperkenankan ada kegiatan yang bersifat menganggu kedaulatan Republik Indonesia, menjelang HUT Organisasi Papua Merdeka ( OPM) pada 1 Desember mendatang.

"Jadi 1 Desember tidak ada kegiatan lain, karena umat Nasrani akan memasuki Minggu Advent, tidak ada kegiatan yang melawan NKRI," ujar Wali kota Jayapura, Benhur Tommy Mano, di Jayapura, Kamis (21/11/2019).

Baca juga: Jelang HUT OPM 1 Desember, Kodim Jayawijaya Antisipasi Pergerakan KKB

Dia menegaskan tidak akan mentolelir adanya aktivitas yang berlawanan dengan kepentingan negara.

"Saya pastikan kota aman dan kondusif. Hari itu kami akan buat kegiatan di Taman Imbi, Gebyar Gerbang Pondok Natal," kata dia.

Dalam kegiatan tersebut, sambung Mano, akan ada pawai kendaraan dan pameran daur ulang sampah yang diikuti 380 pemungut sampah di Kota Jayapura.

Baca juga: Kapolda Papua Tak Akan Toleransi Gangguan Keamanan Jelang HUT OPM

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw menegaskan tidak akan mentoleransi setiap gerakan yang memiliki potensi pada terjadinya gangguan keamanan.

"Mungkin kalau mereka hanya sekedar mau beribadah ‘monggo’ tapi aksi yang kelewatan pastinya akan kami tindak karena saat ini kami sedang sindroma. Sampai saat ini masyarakat masih kuatir bahwa jangan sampai kejadian-kejadian yang lalu terulang lagi," ujarnya.

Sementara khusus di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pihak TNI terus berusaha menditeksi pergerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Sementara di Wamena kita melakukan pendiktesian untuk kelompok-kelompok di sekitar pegunungan tengah, terutama dari Kodap III Ndugama dan Kodap II Muaragame, hanya itu saja yang kemungkinan akan bergerak," ujar Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf. Candra Dianto.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perusahaan di Semarang Jadi Sumber Penularan Covid-19

3 Perusahaan di Semarang Jadi Sumber Penularan Covid-19

Regional
Warganya Banyak yang Bandel, Cianjur Sulit Tembus Zona Hijau Covid-19

Warganya Banyak yang Bandel, Cianjur Sulit Tembus Zona Hijau Covid-19

Regional
Bupati TTU Pecat 4 ASN karena Terlibat Kasus Amoral

Bupati TTU Pecat 4 ASN karena Terlibat Kasus Amoral

Regional
Harimau Kelaparan Berkeliaran di Desa di Jambi, BKSDA Minta Warga Waspada

Harimau Kelaparan Berkeliaran di Desa di Jambi, BKSDA Minta Warga Waspada

Regional
Wali Kota Semarang Izinkan Pertunjukan Musik Digelar, Khusus Indoor

Wali Kota Semarang Izinkan Pertunjukan Musik Digelar, Khusus Indoor

Regional
Misteri 31 Jam Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Ditemukan Nyaris Telanjang di Sumber Mata Air oleh Penjaga Parkir

Misteri 31 Jam Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Ditemukan Nyaris Telanjang di Sumber Mata Air oleh Penjaga Parkir

Regional
Kisah Seputar Pendaki Hilang Misterius di Gunung, Ditemukan Linglung hingga Tiba-tiba Loncat ke Semak

Kisah Seputar Pendaki Hilang Misterius di Gunung, Ditemukan Linglung hingga Tiba-tiba Loncat ke Semak

Regional
PKM Semarang Berlanjut Tanpa Batas Waktu

PKM Semarang Berlanjut Tanpa Batas Waktu

Regional
UTBK Unpad Jatinangor,  Peserta Tidak Di-Rapid Test, Hanya Disuruh Pakai Masker

UTBK Unpad Jatinangor, Peserta Tidak Di-Rapid Test, Hanya Disuruh Pakai Masker

Regional
Karyawan Toko Sepatu di Mal Pekanbaru Positif Corona,  Manajemen: Tertular dari Luar

Karyawan Toko Sepatu di Mal Pekanbaru Positif Corona, Manajemen: Tertular dari Luar

Regional
Warga Terdampak PSBB Ambon Diminta Lapor ke Lurah, Pemkot Jamin Bantuan Sosial

Warga Terdampak PSBB Ambon Diminta Lapor ke Lurah, Pemkot Jamin Bantuan Sosial

Regional
Mobil Dinas Wali Kota Semarang Kini Bisa Dipinjam Warga untuk Acara Pernikahan

Mobil Dinas Wali Kota Semarang Kini Bisa Dipinjam Warga untuk Acara Pernikahan

Regional
Nasib Sial Pria Berselingkuh, Cemburu Wanita Simpanan Punya Pria Lain, Malah Ditusuk

Nasib Sial Pria Berselingkuh, Cemburu Wanita Simpanan Punya Pria Lain, Malah Ditusuk

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Kabur ke Banjarmasin

Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Kabur ke Banjarmasin

Regional
Fakta Lengkap Pengemudi Ojol Ditendang hingga Terjungkal, Berawal Adu Klakson, Pelaku Terpengaruh Narkoba

Fakta Lengkap Pengemudi Ojol Ditendang hingga Terjungkal, Berawal Adu Klakson, Pelaku Terpengaruh Narkoba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X