Seorang Pria Melompat ke Rel Saat Kereta Api Melaju

Kompas.com - 21/11/2019, 18:35 WIB
Seorang petugas polisi berdiri di dekat jenazah Ferri Pasaribu di pinggir rel kereta api. Sebelumnya, seorang saksi mata menyebut Ferri awalnya berdiri di dekat rel. Saat kereta api melaju kencang, korban melompat ke arah rel. IstimewaSeorang petugas polisi berdiri di dekat jenazah Ferri Pasaribu di pinggir rel kereta api. Sebelumnya, seorang saksi mata menyebut Ferri awalnya berdiri di dekat rel. Saat kereta api melaju kencang, korban melompat ke arah rel.

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang pria ditemukan tewas mengenaskan di pelintasan kereta api di Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis (21/11/2019).

Pria tersebut diketahui bernama Ferri Pasaribu (49) warga Komplek Permata Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.

"Jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB tadi," kata salah satu saksi mata, Eddy, Kamis.

Baca juga: PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

Setelah menemukan jasad korban, Eddy kemudian melaporkan ke kepala lingkungan setempat.

Petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Bandar Khalifah Eko menjelaskan bahwa pagi itu korban datang ke lokasi.

Korban terihat sengaja berdiri di pinggiran rel kereta api.

Tidak lama kemudian, datang kereta api barang KLB V1/11922 dengan kecepatan tinggi.

Kereta dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.

"Melihat kereta api melintas, seketika korban langsung melompat masuk ke tengah rel, hingga tubuhnya tertabarak kereta api dan terpental hingga terpotong dua," kata Eko.

Warga yang mengetahui korban ditabrak kereta api, dengan cepat datang memadati lokasi pinggiran rel.

Petugas Polsuska kemudian menyampaikan informasi itu ke pihak Polsek Percut Sei Tuan.

Tak lama berselang, polisi dari Unit Lalu Lintas Sektor Percut Sei Tuan datang ke lokasi kejadian.

Polisi melakukan pendataan terhadap identitas korban dan mencari keterangan saksi di lokasi.

Selanjutnya, jenazah pria malang itu dievakusi ke rumah sakit. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Regional
LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

Regional
Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Regional
PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

Regional
16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani 'Rapid Test'

16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani "Rapid Test"

Regional
Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa 'Nyambi' Kerja

Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa "Nyambi" Kerja

Regional
Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X