Nangka Salak dan Bubur, Berkah bagi Petani di Sikka Tiap November

Kompas.com - 21/11/2019, 16:22 WIB
Foto : Sebastianus Raong, salah satu penjual nangka di Desa Blatatin, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Flores, NTT, Kamis (21/11/2019). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Sebastianus Raong, salah satu penjual nangka di Desa Blatatin, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Flores, NTT, Kamis (21/11/2019).

Untuk per hari, pendapatan Sebastianus dari jual nangka bisa mencapai Rp100.000 hingga Rp 300.000.

Sebastianus mengaku pernah menyampaikan kepada pemerintah desa, agar menjadikan 3 jenis nangka ini sebagai potensi unggulan dan bisa dikelola oleh Bumdes. 

Tujuannya agar 2 jenis nangka ini tidak dijual secara gelondongan oleh warga. 

"Lebih bagus kan kalau dikelola Bumdes. Nangka-nangka ini bisa diproduksi untuk buat jus dan juga keripik. Kan hasilnya kan masuk ke pendapatan asli desa. Sayang kalau ini tidak dimanfaatkan. Ini potensi besar dan bagus," ungkap Sebastianus.

Ia berharap pemerintah desa dan kabupaten bisa memanfaatkan potensi yang tidak dimiliki desa lain.

Baca juga: Harapan Petani dan Pengusaha Moke di NTT agar Tuak Dilegalkan

Sementara itu, Mario Sina, salah seorang pembeli mengatakan, rasa buah nangka salak sangat menggoyang lidah. 

"Saya baru rasakan enaknya nangka di sini. Beda sekali dengan nangka yang ada pernah saya makan. Selama ini saya hanya dengar dari orang. Ternyata memang manis sekali," tutur Mario.

Ia mengatakan, 2 jenis nangka itu layak dipromosi agar orang-orang dari luar yang datang ke Maumere bisa mengetahui potensi luar biasa itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X