Siswa yang Jadi Korban Robohnya Aula SMKN 1 Sragen Akan Diberi Santunan Keluarga

Kompas.com - 21/11/2019, 16:14 WIB
Kepala SMKN 1 Miri Sragen, Sarno ditemui di Sragen, Jawa Tengah, Rabu (20/11/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala SMKN 1 Miri Sragen, Sarno ditemui di Sragen, Jawa Tengah, Rabu (20/11/2019).

KOMPAS.com - Pasca-robohnya aula SMKN 1 Miri, Sragen, Jawa Tengah, yang diterjang angin kencang pada Rabu (20/11/2019) sore, telah dibersihkan secara gotong royong para relawan dan pihak sekolah.

Akibat peristiwa kemarin, sebanyak 22 siswa yang sedang berteduh tertimpa rerutuhan bangunan dan mengalami luka-luka, bahkan ada sebagian masih dirawat di rumah sakit.

"Nanti kita berikan santunan keluarga (siswa) yang jadi korban robohnya aula kemarin. Intinya kita menumbuhkan kepedulian teman-temannya," kata Kepala SMKN 1 Miri, Sarno, yang dihubungi Kompas.com, Kamis (21/11/2019).


Baca juga: Detik-detik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa

Sarno mengatakan, dari 22 siswa yang terkena reruntuhan aula sekolah, 13 siswa masih dirawat di rumah sakit.

Dijelaskannya, tiga siswa dirawat di RSK Karima Utama, dua orang di RS PKU Muhammadiyah Surakarta, satu orang di RSUD dr Moewardi dan tujuh orang siswa di RSUD Sragen.

Mereka yang dirawat di rumah sakit sebagian besar merupakan siswa kelas X. Ada siswa dari kelas XI dan XII masing-masing satu orang.

Baca juga: 13 Siswa Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Sragen Masih Dirawat di RS

Ia menambahkan, untuk semua biaya pengobatan siswa yang terkena runtuhan aula sekolah di rumah sakit ditanggung oleh Pemkab Sragen dan Provinsi Jateng.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras disertai angin kencang merobohkan aula terbuka di SMKN 1 Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (20/11/2019) sore.

Akibat kejadian itu, 22 siswa yang sedang berteduh tertimbun reruntuhan dan mengalami luka. Para siswa langsung dilarikan ke ke rumah sakit.

"Kejadiannya itu menjelang shalat ashar, hujan turun anak-anak berteduh. Hujannya sangat deras sekali. Ada saksi anak saya tanya itu katanya sampai tidak kelihatan karena kabut," kata Sarno, saat ditemui di lokasi, Rabu.

 

(Penulis : Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor : Farid Assifa)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X