Krisis Air Bersih Masih Terjadi di Kulon Progo

Kompas.com - 20/11/2019, 15:55 WIB
Seniyem (45 tahun), warga Dusun Crangah, Desa Hargotirto, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia memeriksa selang 1,2 kilometer miliknya yang direntangkan untuk mengalirkan air bersih dari mata air di bukit ke rumahnya di lereng. KOMPAS.COM/DANI JULIUSSeniyem (45 tahun), warga Dusun Crangah, Desa Hargotirto, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia memeriksa selang 1,2 kilometer miliknya yang direntangkan untuk mengalirkan air bersih dari mata air di bukit ke rumahnya di lereng.

"Jam 06.00 diisi, tengah hari biasanya sudah habis," kata Fatma.

Crangah berada pada kontur terjal Bukit Menoreh. Jalan beton menuju ke dusun terbilang kecil dan tidak mulus.

Banyak jurang dan tebing di kanan kiri. Warga membangun rumah juga di antara jurang dan tebing itu.

Warga Crangah lain bernama Nartono (44) menceritakan, kondisi ini terasa sejak 8 bulan lalu.

Ia terpaksa mencari atau mengambil air dari lokasi yang lebih rendah.

Beda lagi dengan Seniyem (45). Ia mengalirkan air dari kedung air di pegunungan dengan menggunakan selang 0,5 inci.

Ia mengalirkannya secara gravitasi sejauh 1,2 kilometer. 

Seniyem mengatakan, cara ini lebih praktis karena air tetap bisa mengalir meski musim hujan maupun kering.

Kesulitan membuat jaringan selang hanya pada biaya pengadaan hingga minimal Rp 1 juta. 

Kesulitan lain, kata Seniyem, dirinya harus memeriksa setiap saat sambungan selang. 

"Ya seperti ini. Setiap mencari rumput saya periksa sambungan. Setiap hari. Apalagi kalau ada yang putus, malam pun saya cari," kata Seniyem.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekeringan, Warga Paranggupito Wonogiri Jual Emas dan Ternak untuk Beli Air Bersih

Kekeringan, Warga Paranggupito Wonogiri Jual Emas dan Ternak untuk Beli Air Bersih

Regional
Kapolda Sulteng soal Petani Diduga Dibunuh MIT di Poso: Itu Sangat Keji

Kapolda Sulteng soal Petani Diduga Dibunuh MIT di Poso: Itu Sangat Keji

Regional
Pendaftaran Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Kota Bandung Masih Dibuka

Pendaftaran Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Kota Bandung Masih Dibuka

Regional
Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Jaringan Telkomsel Mati Total

Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Jaringan Telkomsel Mati Total

Regional
Kritik Kebijakan Bupati Lewat Facebook, Ketua PGRI Jember Diperiksa Inspektorat

Kritik Kebijakan Bupati Lewat Facebook, Ketua PGRI Jember Diperiksa Inspektorat

Regional
Jual 20 Gadis Lewat MiChat, Penjual Mainan Anak Ditangkap

Jual 20 Gadis Lewat MiChat, Penjual Mainan Anak Ditangkap

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Kebun Sawit Luwu Utara, Ini Hasil Penyelidikan Polisi

Kerangka Manusia Ditemukan di Kebun Sawit Luwu Utara, Ini Hasil Penyelidikan Polisi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Agustus 2020

Regional
PDI-P Umumkan Calon Pengganti Risma pada 19 Agustus 2020, Siapa Dia?

PDI-P Umumkan Calon Pengganti Risma pada 19 Agustus 2020, Siapa Dia?

Regional
Anggota DPRD Tak Percaya Covid-19, Walkot Ambon: Tinggal Saja di Lokasi Karantina

Anggota DPRD Tak Percaya Covid-19, Walkot Ambon: Tinggal Saja di Lokasi Karantina

Regional
Ayah Bunuh Bayi 40 Hari karena Ditolak Istri Saat Minta Berhubungan Badan, Begini Kronologinya

Ayah Bunuh Bayi 40 Hari karena Ditolak Istri Saat Minta Berhubungan Badan, Begini Kronologinya

Regional
CCTV Rusak, Penyebab Hilangnya 33 Tiang Pembatas Jembatan Ampera Masih Misterius

CCTV Rusak, Penyebab Hilangnya 33 Tiang Pembatas Jembatan Ampera Masih Misterius

Regional
Sisi Jalan Tol Palindra Ogan Ilir Terbakar, Jarak Pandang Pengendara Sempat Terganggu

Sisi Jalan Tol Palindra Ogan Ilir Terbakar, Jarak Pandang Pengendara Sempat Terganggu

Regional
Merasa Dihina di Medsos, Anggota DPRD Ciamis Laporkan Anak Gadisnya ke Polda Jabar

Merasa Dihina di Medsos, Anggota DPRD Ciamis Laporkan Anak Gadisnya ke Polda Jabar

Regional
Ngajar di Pedalaman, Guru Honorer Ini Dihadiahi Rp 15 Juta dari Jokowi

Ngajar di Pedalaman, Guru Honorer Ini Dihadiahi Rp 15 Juta dari Jokowi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X