Ungkap Identitas Mayat Terbungkus Seprai, Polisi Buka Call Center Orang Hilang

Kompas.com - 20/11/2019, 06:43 WIB
Ilustrasi FREEPIK.comIlustrasi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Tim forensik Dokpol biddokkes Polda Sulsel melakukan otopsi kepada mayat perempuan yang ditemukan terbungkus seprei dalam keadaan tertelungkup di tepi sungai Jeneberang, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (18/11/2019) kemarin. 

Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol Raden Hardjuno mengatakan pihaknya memutuskan melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian perempuan tersebut meski identitasnya belum diketahui. 

"Kami lakukan untuk segera otopsi tinggal menunggu hasilnya setelah itu kita akan mengadakan rekonsiliasi," kata Hardjuno kepada Kompas.com, Selasa (19/11/2019).

Baca juga: Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Polisi buka call center untuk warga hilang

Sejauh ini, kata Hardjuno, sudah ada beberapa warga yang melapor ke call center yang menanyakan jenazah tersebut. 

Dari laporan yang masuk itu, polisi kini sedang memeriksa seorang warga yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki kemiripan dengan jenazah. 

"Nama wanita belum diketahui mudah-mudahan tidak lama lagi akan terungkap. Yang menanyakan banyak tapi melalui call center yang kami buka ada satu yang memiliki kemiripan dan itu sekarang sudah kami periksa," kata Hardjuno. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya diberitakan sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan dalam keadaan tertelungkup dan terbungkus seprai biru putih. 

Mayat perempuan berambut panjang ini ditemukan di tepi sungai Jeneberang tidak jauh dari jembatan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (18/11/2019). 

Baca juga: Mayat Perempuan Terbungkus Seprai Ditemukan di Tepi Sungai di Makassar

Terbungkus seprai

Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin mengatakan bahwa mayat terbungkus seprai pertama kali ditemukan seorang pedagang bernama Usman Dg Ngeppe dengan nelayan setempat. 

Keduanya terkejut dengan sosok mayat yang berada di dekat kapal nelayan. 

"Sekitar jam sembilan ditemukan. Identitasnya belum diketahui. Saat ditemukan dia seperti tertelungkup terbungkus seprei," kata Amir saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin siang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X