Puluhan Siswa SMP Kesurupan, Sekolah Adakan Rukiah Massal

Kompas.com - 19/11/2019, 14:21 WIB
Suasana rukyah untuk penyembuhan siswa SMPN 1 Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (19/11/2019). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍSuasana rukyah untuk penyembuhan siswa SMPN 1 Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (19/11/2019).

 

JOMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak 53 siswa SMPN 1 Perak, Jombang, Jawa Timur, dirukiah karena mengalami kesurupan

Kesurupan massal di sekolah tersebut terjadi sejak Rabu (14/11/2019). Ada 56 siswa yang sebelumnya mengalami kesurupan secara bergantian.

Akibat banyaknya anak yang kesurupan, pihak sekolah melaksanakan rukiah massal di aula sekolah pada Selasa (19/11/2019) pagi.

Baca juga: Tersangka yang Kesurupan Akui Rencanakan Pembakaran Jenazah Suami dan Anak Tiri Aulia Kesuma

Rukiah massal dilaksanakan pihak SMPN 1 Perak dengan bantuan praktisi dari Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Pondok Pesantren Sunan Kalijaga, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Rukiah untuk mengobati puluhan siswa yang kesurupan dilakukan praktisi rukiah dengan memanfaatkan air minum kemasan sebagai medianya.

Proses rukiah di aula SMPN 1 Perak diawali dengan berdoa bersama siswa dan para guru, dipimpin oleh praktisi rukiah.

Baca juga: Murid SMKN di Yogyakarta Kesurupan Massal Saat Orientasi Sekolah

Kepala SMPN 1 Perak Kiswari mengatakan, sejak Rabu pekan lalu, sebanyak 56 siswa mengalami kesurupan secara bergantian.

Puluhan siswa yang kesurupan berasal dari kelas 7, 8, serta kelas 9 yang didominasi murid perempuan.

Kiswari mengungkapkan, sebanyak 3 siswa sudah diobati secara mandiri oleh orangtua masing-masing. 

Sebanyak 53 siswa dirukiah secara bersamaan di aula sekolah didampingi sejumlah wali murid dan wali kelas.

"Ini kegiatan untuk penyembuhan anak-anak yang kesurupan, hari ini kita rukiah," katanya saat ditemui di sekolah.

Kiswari menjelaskan, metode rukiah dipilih berdasarkan masukan dari para wali murid.

Dia berharap, metode pengobatan dengan cara rukiah bisa membantu menyembuhkan siswa dari kesurupan massal.

"Semua metode kita gunakan. Hari ini sesuai masukan dari beberapa teman, termasuk usulan dari wali murid kita menggunakan metode rukiah. Semoga anak-anak bisa segera sembuh," kata Kiswari.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak 'Bunuh' Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak "Bunuh" Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Regional
Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

Regional
Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X