Murid SMKN di Yogyakarta Kesurupan Massal Saat Orientasi Sekolah

Kompas.com - 24/07/2019, 18:48 WIB
Gerbang SMK Negeri 4 Yogyakarta. Belasan siswi di sekolah itu kesurupan saat mengikuti kegiatan sekolah, Rabu (24/7/2019). KOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAGerbang SMK Negeri 4 Yogyakarta. Belasan siswi di sekolah itu kesurupan saat mengikuti kegiatan sekolah, Rabu (24/7/2019).

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Murid kelas 10 di SMK Negeri 4 Yogyakarta mengalami kesurupan massal. Para siswi ini kesurupan saat mengikuti kegiatan masa orientasi pleton inti, Rabu (24/7/2019).

"Semua siswa kelas 10 ikut untuk dipilih menjadi pleton inti. Kegiatanya dari Senin, hari ini itu hari terakhir," ucap Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Yogyakarta Setyo Budi Sungkowo saat ditemui, Rabu.

Baca juga: Saksi: Korban Tenggelam di Kolam Masjid Terapung Gedebage Sempat Kesurupan

Budi menyampaikan, usai makan siang dan shalat, para murid berkumpul di aula sekolah. Mereka mengikuti kegiatan menonton video dokumentasi kakak kelas.

Di tengah kegiatan itu, tiba-tiba ada satu siswi yang pingsan. Mengetahui kejadian itu, kakak kelas lalu membawa siswi tersebut ke Masjid.

Namun, tak berselang lama ada siswi lain yang berteriak di dalam aula. Teriakan kemudian diikuti siswi lainya. Siswi-siswi yang berteriak-teriak itu lantas dibawa menjauh dari aula.

"Total ada 15 siswi yang kesurupan. Tadi langsung ditangani oleh salah satu guru dan sudah selesai," ujarnya.

BBaca juga: Ditanya Polisi, Suami Pembunuh Istri dan 2 Anak Tiri Kesurupan di Polres

Kejadian itu membuat kegiatan masa orientasi pleton inti yang seharusnya selesai pukul 16.00 WIB dipercepat menjadi pukul 13.00 WIB. Pihak sekolah juga menghubungi orangtua siswa agar menjemput.

"Ya mungkin karena kecapean, mungkin juga pikiran kosong. Kita lihat, kalau besok 15 siswi tadi secara kondisi belum siap akan kami izinkan istirahat dulu di rumah," ujarnya.

Kegiatan masa orientasi lanjutnya tidak menyalahi prosedur. Kegiatan orientasi ini hanya baris berbaris.

Pihaknya juga berpesan agar kektika tidak kuat atau capek, diberitahukan kepada pendamping dan jangan dipaksakan.

Kejadian kesurupan diakuinya tidak hanya sekali ini. Pada tahun 2015 lalu, saat kegiatan yang sama juga pernah terjadi. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Regional
16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

Regional
Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Regional
Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Regional
Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Regional
Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Regional
Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Regional
Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Regional
Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Regional
Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Regional
Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Regional
Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Regional
Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat 'Nyapres', kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat "Nyapres", kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Regional
Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Regional
Disiksa dan Dibuang di Jalan, Kini Bocah 10 Tahun Itu Diasuh Kapolres Pelalawan

Disiksa dan Dibuang di Jalan, Kini Bocah 10 Tahun Itu Diasuh Kapolres Pelalawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X