Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Kompas.com - 19/11/2019, 07:54 WIB
Dua bom diledakkan di lahan kosong kebun tebu di Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, Senin sore (18/11/2019). KOMPAS.COM/DEWANTORODua bom diledakkan di lahan kosong kebun tebu di Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, Senin sore (18/11/2019).

MEDAN, KOMPAS.com - Dua unit traktor bekerja di kebun tebu di Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, pada Senin siang (18/11/2019).

Tak jauh dari lokasi traktor, sebuah tumpukan tanah dan kayu diberi tanda kain merah. Warga berkerumun melihat dari kejauhan.

Tanda kain merah itu berada di tengah-tengah lahan kosong yang tampak beberapa waktu sebelumnya ditraktor.

Menurut Rahmad (41), seorang warga Marelan mengatakan, lahan tersebut akan ditanami tebu dalam Minggu ini. "Iya, dari dulu ini ditanami tebu," katanya.

Dua mobil Gegana, satu mobil Labfor Cab. Medan dan dua minibus terparkir di pinggir dengan penjagaan polisi berpenutup wajah.

Siapapun yang hendak mendekat diperiksa isi tasnya. Sebuah tenda di tengah lahan tersebut menjadi tempat beristirahat beberapa anggota polisi di siang yang panas terik.

Tidak ada satupun petugas yang mau diwawancarai mengenai apa yang akan dilakukan di tempat ini.

Baca juga: Dua Terduga Teroris Kasus Bom Medan Menyerahkan Diri ke Polsek Hamparan Perak

Pemusnahan bom

 

Namun, informasi sebelumnya di tempat ini akan dilakukan pemusnahan (disposal) dua buah bom barang bukti yang ditemukan di tambak salah satu rekan pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu pagi (13/11/2019).

Rahmat mengatakan, dia tidak mengetahui sejak pukul berapa petugas polisi berada di lokasi. Namun, pada pukul 08.00 wib tadi, dia melintas di lokasi ini polisi sudah berada di lokasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Regional
Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Regional
14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

Regional
Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Regional
Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Regional
Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Regional
Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Regional
Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Regional
Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Regional
Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Regional
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Regional
Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Regional
Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Regional
Ridwan Kamil: Inpres Soal Denda Tak Pakai Masker Sedang Disiapkan

Ridwan Kamil: Inpres Soal Denda Tak Pakai Masker Sedang Disiapkan

Regional
Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X