Polisi Buru Pelaku Pelempar Sperma ke Perempuan di Tasikmalaya

Kompas.com - 17/11/2019, 13:32 WIB
Korban pelempar sperma oleh seorang pria di Kota Tasikmalaya ramai-ramai posting di media sosial. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKorban pelempar sperma oleh seorang pria di Kota Tasikmalaya ramai-ramai posting di media sosial.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota sedang memburu pelaku dugaan tindak asusila pelempar sperma ke perempuan di wilayahnya.

Hal itu dilakukan setelah ramai informasi kasus teror pelemparan sperma serta telah adanya laporan korban ke kepolisian pada Jumat (15/11/2019).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya AKP Dadang Sudiantoro mengatakan, pelaku yang diburu sesuai dengan ciri-ciri laporan korban selama ini. Pria berusia lebih dari 20 tahun memakai motor Honda Scoopy dan berjaket kulit.

Pihaknya pun berharap kepada warga yang menemukan ciri-ciri pelaku untuk segera menginformasikannya langsung ke pihak kepolisian terdekat.

"Sudah, kami sedang tangani," kata Dadang kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (17/11/2019).

Diberitakan sebelumnya, kejadian heboh terjadi di Kota Tasikmalaya terkait pelecehan perempuan yang berada sendirian di jalan dilempari sperma oleh seorang remaja bermotor.

Baca juga: Kasus Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Pelaku Beraksi di Pinggir Jalan

Diketahui korban bukan hanya seorang, melainkan beberapa perempuan. Mereka menjadi korban asusila yang diduga dilakukan remaja berusia sekitar 20 tahun yang mengendarai sepeda motor.

Kejadian ini langsung menyebar karena beberapa korban mengunggah cerita tentang perlakuan tak senonoh pelaku di media sosial masing-masing.

Bahkan, warga di sekitar Jalan AH Nasution, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, sengaja mencari remaja dengan ciri-ciri yang diunggah di media sosial oleh para korban.

Seperti diakui seorang korban asal Kawalu, Kota Tasikmalaya, berinisial LR (43). Menurut dia, kejadian itu dialaminya saat seorang diri dan hendak pulang menunggu ojek online di pinggir Jalan Letjen Mashudi pada Rabu (13/11/2019) sore.

Dirinya tiba-tiba dihampiri seorang pria memakai motor matic Honda Scoopy hitam bernomor polisi Z 5013 LB. Pria itu berusaha menggoda diri LR sambil menatap wajahnya.

Karena curiga tangannya dimasukkan ke celana tepat di bagian alat vital, LR spontan memotret pria tersebut.

Tanpa diduga pria tersebut langsung melempar spermanya ke arah LR, dan beruntung tak mengenainya.

“Saya langsung kaget dan menelepon suami saya supaya cepat-cepat menjemput ke lokasi," ujar dia saat dimintai keterangan wartawan, Sabtu (16/11/2019).

Baca juga: Istri Dilempar Sperma di Pinggir Jalan, Suami Ini Cari Rumah Pelaku...

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Main TikTok di Suramadu, Didenda Rp 500.000...

Main TikTok di Suramadu, Didenda Rp 500.000...

Regional
Viral, Video Penganiayaan Ojol di Pekanbaru, Ini Respons Polisi

Viral, Video Penganiayaan Ojol di Pekanbaru, Ini Respons Polisi

Regional
Tradisi Pacaran Orang Rimba, 2.000 Hari Mengabdi di Calon Mertua, Pegang Tangan Pacar Kena Denda

Tradisi Pacaran Orang Rimba, 2.000 Hari Mengabdi di Calon Mertua, Pegang Tangan Pacar Kena Denda

Regional
Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Regional
Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Regional
Cerita Syarif, Tersesat di Hutan Papua, Makan Buah Biji Anggrek untuk Bertahan

Cerita Syarif, Tersesat di Hutan Papua, Makan Buah Biji Anggrek untuk Bertahan

Regional
Belajar Toleransi dari Suku Wajor, Pantang Bertengkar Hanya karena Berbeda

Belajar Toleransi dari Suku Wajor, Pantang Bertengkar Hanya karena Berbeda

Regional
Tak Ingin Bebankan Suami, Model Ini Minta Mas Kawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Tak Ingin Bebankan Suami, Model Ini Minta Mas Kawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Regional
Seorang Kakek Ditangkap karena Jual Ganja, Polisi: Berdiri Saja Tersangka Ini Sudah Tidak Kuat

Seorang Kakek Ditangkap karena Jual Ganja, Polisi: Berdiri Saja Tersangka Ini Sudah Tidak Kuat

Regional
'Ada Ibu-ibu Bikin TikTok di Suramadu, Akhirnya Kami Spontan Langsung Meniru'

"Ada Ibu-ibu Bikin TikTok di Suramadu, Akhirnya Kami Spontan Langsung Meniru"

Regional
Melacak Sederet Nama di Dinding Rumah Tersangka Pencabulan 19 Bocah di Sukabumi...

Melacak Sederet Nama di Dinding Rumah Tersangka Pencabulan 19 Bocah di Sukabumi...

Regional
Sudah Janjian, 2 Pasien Covid-19 Kabur Hampir Bersamaan dari Lokasi yang Berbeda

Sudah Janjian, 2 Pasien Covid-19 Kabur Hampir Bersamaan dari Lokasi yang Berbeda

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sengketa TNI dan Pemkot Magelang | Ada Apa dengan Suroto?

[POPULER NUSANTARA] Sengketa TNI dan Pemkot Magelang | Ada Apa dengan Suroto?

Regional
Sebelum Tiduran 10 Tahun hingga Rambutnya Gimbal dan Jadi Bantal, Begini Sosok Suroto...

Sebelum Tiduran 10 Tahun hingga Rambutnya Gimbal dan Jadi Bantal, Begini Sosok Suroto...

Regional
'Sebelumnya Ada Video TikTok di Suramadu, Kok Kelihatan Bagus, Akhirnya Kami Ikut-ikutan'

"Sebelumnya Ada Video TikTok di Suramadu, Kok Kelihatan Bagus, Akhirnya Kami Ikut-ikutan"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X