Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas, Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Kompas.com - 16/11/2019, 06:36 WIB
Sejumlah pekerja saat mengangkat material bangunan dalam proyek pembuatan kolam renang di rumah dinas Gubernur Jawa Barat, Kamis (14/11/2019). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANISejumlah pekerja saat mengangkat material bangunan dalam proyek pembuatan kolam renang di rumah dinas Gubernur Jawa Barat, Kamis (14/11/2019).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Pembangunan kolam renang pribadi di Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil senilai Rp 1,5 miliar menuai kontroversi.

Menanggapi kontroversi tersebut, gubernur yang akrab dipanggil Emil mengatakan fasilitas kolam renang dibuat untuk terapi kaki kirinya yang cedera.

Ia mengatakan dokter menyarankan Emil tidak olahraga yang sifatnya impact seperti lari dan loncat.

Agar tetap fit sebagai Gubernur Jawa Barat, dokter menyarankan Emil untuk rutin terapi dengan berenang.

"Maka dalam rutinitas masterplan, perbaikan yang namanya Pakuan saya arahkan dan setujui membuat kolam yang tidak terlalu besar," tutur Emil seusai rapat paripurna di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Bandung, Jumat (15/11/2019).

Baca juga: Penjelasan Lengkap Ridwan Kamil soal Kolam Renang Rp 1,5 Miliar

 

20 tahun tak pernah dipermak

Bendera setengah tiang terpasang di rumah dinas Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Gedung Pakuan), Jalan Otista, Kamis (12/9/2019). Pengibaran bendera setengah tiang itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie.KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Bendera setengah tiang terpasang di rumah dinas Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Gedung Pakuan), Jalan Otista, Kamis (12/9/2019). Pengibaran bendera setengah tiang itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie.
Emil mengatakan Gedung Pakuan yang menjadi Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat sudah 20 tahun tidak dipermak.

Gedung Pakuan adalah bangunan tuan yang berusia hampir 200 tahun dengan luas mencapai 2,3 hektar.

Ia mengatakan gubernur sebelumnya juga melakukan pembangunan di area Gedung Pakuan. Dia mencontohkan era Gubernur Ahmad Heryawan yang membangun masjid yang digunakan untuk salat Jumat warga.

Gubernur lainnya juga pernah membangun gedung olahraga dilengkapi dengan lapangan tenis dan lapangan basket.

Baca juga: Ini Alasan Ada Kolam Renang di Rumah Dinas Ridwan Kamil

"Gubernur berikutnya membangun gedung olahraga, saking besarnya, di zona olahraga itu ada lapangan tenis, lapangan basket, dan lain sebagainya. Ada juga Pak Aher membuat dulu macam-macam. Sudah 20 tahun tidak ada yang namanya renovasi, yang ada hanya perawatan saja," paparnya.

Emil membantah pembangunan kolam renang bukan menghamburkan uang negara karena semua fasilitas dibangun sesuai kebutuhan.

"Jadi tujuannya itu, pertama, tidak menghambur-hamburkan uang negara sesuai kebutuhan. Kedua, yang namanya urusan Pakuan akan berlangsung setiap tahun karena ini bangunan bersejarah yang harus dirawat, disempurnakan," tambahnya.

Baca juga: Soal Kolam Renang Ridwan Kamil, Pengamat: DPRD Jabar Jangan Hanya Jadi Tukang Stempel

 

Berfungsi sebagai ruang publik

Ilustrasi tamanFREEPIK/ Onlyyouqj Ilustrasi taman
Semantara itu Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jawa Barat Iip Hidajat mengatakan renovasi Gedung Pakuan sebagai upaya agar sebagian besar areanya dapat berfungsi sebagai ruang publik.

Menurutnya selama ini hanya sebagian kecil Gedung Pakuan yang dimanfaatkan untuk masyarakat, salah satunya masjid.

Ia mengatakan pembangunan kolam renang memungkinkan dilakukan karena tidak mengganggu bangunan Gedung Pakuan yang masuk heritage.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X