Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Lamongan Bentuk Desa Pengawasan

Kompas.com - 14/11/2019, 17:49 WIB
Ketua Bawaslu Lamongan, Miftahul Badar, saat memberikan keterangan kepada awak media. KOMPAS.com / HAMZAHKetua Bawaslu Lamongan, Miftahul Badar, saat memberikan keterangan kepada awak media.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Lamongan membentuk desa pengawasan.

Hal itu dimaksudkan untuk mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lamongan 2020 mendatang.

Desa pengawasan yang dibentuk, kata dia, nantinya dapat membantu tugas Bawaslu dalam memantau maupun pengawasan jalannya pilkada.

Baca juga: Dana Hibah Pilkada Lamongan 2015 Diduga Dikorupsi

Ketua Bawaslu Lamongan Miftahul Badar mengatakan, untuk sementara baru ada tiga desa yakni Desa Besur di Kecamatan Sekaran, Desa Balun di Kecamatan Turi, serta Desa Dukuhagung yang ada di Kecamatan Tikung yang sudah terbentuk

"Bila menemukan adanya pelanggaran pada proses pilkada, mereka bisa melaporkan kepada kami," ujar Badar, Kamis (14/11/2019).

Dia mengaku, dalam waktu dekat tidak menutup kemungkinan bakal ada desa pengawasan baru yang bakal terbentuk.

"Kami ingin merintis desa yang warganya itu sadar pengawasan partisipatif, warganya siap melakukan pengawasan partisipatif, serta siap bekerjasama dan menciptakan inovasi-inovasi dalam hal pengawasan partisipatif," kata dia.

Baca juga: Golkar Gandeng 10 Lembaga Survei Jelang Pilkada Serentak 2020

Ia berharap terbentuknya Desa Pengawasan mampu membuat masyarakat lebih aktif dalam melakukan pengawasan.

Badar menyebut, nantinya masyarakat yang bekerjasama dengan Bawaslu Lamongan dalam agenda desa pengawasan di Pilkada 2020 bersifat sukarela.

"Ide awalnya dari rekan-rekan saat kami rapat beberapa waktu lalu, sudah kami laporkan ke Bawaslu Provinsi (Jawa Timur) juga, dan mereka menanggapinya sangat positif," tutur Badar.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

Regional
Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Regional
'Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami'

"Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami"

Regional
Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Regional
Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Regional
Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Regional
Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Regional
Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Regional
Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Regional
Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Regional
Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Regional
Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Regional
Tim Gugus Tugas Covid-19 Awasi Ratusan TKI yang Pulang Kampung ke Sulsel

Tim Gugus Tugas Covid-19 Awasi Ratusan TKI yang Pulang Kampung ke Sulsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X