Dana Hibah Pilkada Lamongan 2015 Diduga Dikorupsi

Kompas.com - 10/07/2019, 10:51 WIB
Ilustrasi korupsi. ShutterstockIlustrasi korupsi.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan menyelidiki dugaan korupsi dana hibah pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah, dalam agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Lamongan pada 2015 lalu.

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Lamongan Dino Kriesmiardi membenarkan, adanya dugaan korupsi dana hibah pada Pilkada 2015 yang saat itu dimenangkan oleh pasangan nomor urut 02, Fadeli-Kartika Hidayati.

"Kami tengah melakukan penyelidikan dugaan korupsi KPU terkait dana hibah pada Pilkada serentak 2015," ucap Dino, Selasa (9/7/2019).

Baca juga: Korupsi Dana Hibah Rp 3,8 M, Mantan Ketua PSSI Kota Pasuruan Ditahan

Menurut informasi yang beredar, dugaan korupsi dana hibah mencapai hingga ratusan juta rupiah.

Namun, Dino belum bisa memberikan penjelasan lebih rinci, karena saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. Kejaksaan masih mencari asal-usul dan penggunaan aliran korupsi dana hibah tersebut.

"Dalam minggu ini kami akan memeriksa dari pihak KPU. Terkait siapa dan kapan pemeriksaan, masih belum bisa kami sebutkan saat ini," kata Dino.

Baca juga: Jaksa Sebut Nama Uu Ruzhanul Ulum dalam Sidang Korupsi Dana Hibah Tasikmalaya.

Sementara itu, mantan Ketua KPU Lamongan, Imam Ghazali mengaku belum mengetahui jadwal pemanggilan oleh Kejari Lamongan, terkait kasus dugaan korupsi dana hibah dalam Pilkada serentak tersebut.

"Belum ada," tutur Imam.

Sementara, Ketua KPU Lamongan yang baru ditetapkan Mahrus Ali mengatakan, ia sudah mendengar tentang adanya kabar pemanggilan itu. Meski demikian, dia belum menerima laporan resmi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X