Kompas.com - 13/11/2019, 15:11 WIB
Ilustrasi Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2019. Twitter: @BKNgoidIlustrasi Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2019.

SEMARANG, KOMPAS.com - Jumlah pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Provinsi Jawa Tengah hingga kini mencapai 322 orang yang sudah memasukkan berkas ke panitia sejak dibuka pendaftaran pada 11 November lalu.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng Wisnu Zaroh mengatakan, pendaftar CPNS sampai saat ini memang belum signifikan.

"Sampai hari ini, baru 322 pendaftar yang sudah masuk. Terdiri dari 318 pendaftar untuk formasi umum dan empat dari formasi cumlaude. Itu data pagi pukul 08.00 WIB, mungkin saat ini sudah ada perkembangan," kata Wisnu, di Kantor Gubernur Jateng, Rabu (13/11/2019).

Menurut Wisnu, lonjakan pendaftar biasanya terjadi pada pertengahan hingga akhir jadwal pendaftaran.

Baca juga: Demi Layani Peserta CPNS, Kantor Polisi di Medan Tetap Layani SKCK

Lonjakan pendaftar pada tenggang waktu tersebut berpotensi membuat server terbebani sehingga gagal upload kemungkinan besar terjadi.

"Sehingga kami ingatkan kepada masyarakat untuk sesegera mungkin mendaftarkan. Jangan tunggu sampai akhir, karena berhubungan dengan server," ujar Wisnu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pendaftaran rekrutmen CPNS 2019 di Provinsi Jawa Tengah dibuka pada 11 November hingga 26 November mendatang.

Masyarakat pun diminta waspada terhadap segala bentuk penipuan dan pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dalam seleksi CPNS.

Sebab, lanjut Wisnu, dipastikan semua proses rekrutmen CPNS dilakukan secara transparan, akuntabel dan bebas biaya serta tidak ada yang melalui jalur dalam.

"Tidak ada satupun yang bisa lolos tanpa mengikuti seleksi. Jika pelamar menemui masalah atau kurang memahami penjelasan yag tersedia, silahkan buka kanal WhatsApp chat di nomor 081327715785, telegram grup https://t.me/JTG19 dan call center 081327715786," ujar Wisnu.

Baca juga: 220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mewanti-wanti jika ada oknum yang menyodorkan 'tarif', maka bisa dipastikan itu adalah calo.

Untuk yang seperti itu, Ganjar tidak segan-segan untuk menyerahkannya kepada pihak yang berwajib.

"Masyarakat saya minta untuk turut aktif melaporkan jika ada oknum yang menawarkan jasanya," pungkas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.