Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Kompas.com - 12/11/2019, 17:59 WIB
Ilustrasi Indonesia, bendera merah putih ShutterstockIlustrasi Indonesia, bendera merah putih

 

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Untuk kedua kalinya, Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar kembali jadi viral di media sosial lantaran tertukar saat membaca sila Pancasila saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional, Minggu (10/11/2019).

Kesalahan serupa juga pernah dilakukan Gubernur Sulbar saat membacakan teks Pancasila pada Peringatan Sumpah Pemuda di kantor Gubernur Sulbar, 2017 lalu.

Sejumlah warganet dan orang dekat gubernur membela dan menganggap hal tersebut manusiawi.

Namun, tak sedikit warganet menilai hal tersebut sebagai sebuah ketidakpantasan pejabat negara, apalagi ini sudah berulang kali terjadi.

Baca juga: Peserta Tes CPNS yang Posting Anti-Pancasila Dipastikan Tak Lolos

Dalam video amatir berdurasi 1.41 menit itu Gubernur Sulbar tampak salah baca teks Pancasila yang ia pegang di depannya.

Kali ini, sila kedua yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, tertukar dengan sila ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia.

Dari para peserta upacara yang sebagian besar sudah hapal teks Pancasila di luar kepala tersebut, terdengar suara mendua.

Sebagian peserta tetap membaca sila kedua dengan bunyi “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” sesuai teks asli Pancasila.

Sementara, peserta lainnya ikut latah membacakan sila kedua Pancasila dengan bunyi “Persatuan Indonesia” mengikuti sang gubernur.

Meski gubernur tampak menganulir dan memperbaiki kembali urutan sila Pancasila yang salah baca di depan publik, namun video salah baca teks Pancasila untuk kedua kalinya tersebut kini kembali jadi viral di media sosial.

Warganet menghujat dan menganggap salah baca teks Pancasila untuk kesekian kalinya dari mantan bupati Polewali Mandar dua periode tersebut sebagai sesuatu yang tidak lumrah dan seharusnya tidak terjadi berulang kali.

Alasannya, sang gubernur bukan menghapal, melainkan membacakan teks Pancasila yang berada di tangannya sendiri.

Sekprov Sulbar Muhammad Idris yang dihubungi Selasa (12/11/2019) siang membenarkan jika  Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar memang salah baca.

Alasannya, gubernur tidak pakai kacamata dan lompat dari sila kedua ke sila ketiga, tapi akhirnya diulangi dan dibetulkan kembali oleh gubernur.

Kedua kali

Kesalahan serupa juga terjadi pada 2017 lalu.

Saat itu, gubernur yang menjadi Inspektur Upacara Peringatan Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2017, salah baca teks Pancasila.

Sila kedua Pancasila ditukar dengan sila kelima Pancasila menjadi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.

Dalam sekejap, kasus gubernur salah baca teks Pancasila itu menjadi viral di media sosial.

Tak sedikit warganet yang mem-bully gubernur yang salah baca teks Pancasila di tangannya.

Baca juga: Tahun 2035, Universitas Pancasila Siap Jadi Entrepreneur University

Kasus salah baca teks Pancasila ini makin mengundang kritik keras setelah gubernur membuat "kesalahan" dalam acara dialog salah satu organisasi kemahasiswaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Polewali Mandar, dua pekan setelah videonya viral.

Meski gubernur secara terbuka mengakui kesalahannya dan minta maaf di depan publik, namun tambahan penjelasan kronologis sampai ia salah baca teks Pancasila tersebut justru menuai kritikan.

Gara-gara gubernur salah baca teks Pancasila, ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa memprotes Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar di kantor DPRD  Sulbar.  



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dituding Selingkuh karena 'Chat' Suami Orang, Siti Lapor Polisi

Dituding Selingkuh karena "Chat" Suami Orang, Siti Lapor Polisi

Regional
Bayar Utang Rentenir, IRT di Wonogiri Curi dan Gadaikan Sertifikat Tanah Adiknya

Bayar Utang Rentenir, IRT di Wonogiri Curi dan Gadaikan Sertifikat Tanah Adiknya

Regional
Gerakan Sehari Tanpa Nasi di Salatiga, Ganjar: Ya Enggak Apa-apa Boleh Aja

Gerakan Sehari Tanpa Nasi di Salatiga, Ganjar: Ya Enggak Apa-apa Boleh Aja

Regional
Perjuangan Anastasia, Menjual Kayu Api untuk Hidupi Keluarga dan Menyekolahkan Anak

Perjuangan Anastasia, Menjual Kayu Api untuk Hidupi Keluarga dan Menyekolahkan Anak

Regional
Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Regional
43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

Regional
Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Regional
Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

Regional
Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Regional
Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Regional
Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Regional
Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Regional
Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Regional
Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X