Kompas.com - 11/11/2019, 16:35 WIB
Seorang warga di TPI Tanjung Beringin di Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai melihat bangkai babi yang melintas di Sungai Bedagai, Jumat siang tadi (8/11/2019). Di Serdang Bedagai, sudah 500 ekor babi yang mati dari total populasi 31.000 ekor. KOMPAS.COM/DEWANTOROSeorang warga di TPI Tanjung Beringin di Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai melihat bangkai babi yang melintas di Sungai Bedagai, Jumat siang tadi (8/11/2019). Di Serdang Bedagai, sudah 500 ekor babi yang mati dari total populasi 31.000 ekor.

MEDAN, KOMPAS.com - Distribusi ternak babi antar daerah di Sumatera Utara diperketat untuk mencegah penyebaran virus hog cholera atau kolera. Sebab, virus ini sudah menyebar ke 11 kabupaten dan mematikan 5.800 ekor babi.

"Iya, data terakhir jumlah yang mati sebanyak 5.800 ekor," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Azhar Harahap di Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Senin (11/11/2019). 

Baca juga: Bangkai Babi Mengapung di Danau, Nelayan Gatal-gatal

Azhar tidak merinci di daerah mana terjadi pertambahan kematian.

Pada Selasa pekan lalu, Azhar mengatakan jumlah kematian yang tercatat sebanyak 4.682 ekor babi.

Pihaknya bersama pemangku kepentingan lainnya tengah merumuskan rencana pendirian posko di tiap kecamatan di daerah-daerah yang terkena wabah.

"Di tiap kecamatan dibangun posko yang akan mengawasi lalu lintas babi antar daerah," kata Azhar.

Selama ini, distribusi babi untuk konsumsi masyarakat memang terjadi antar daerah.

Peternak juga banyak memasok babi dari luar daerah.

Hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan penyebaran virus kolera babi akan semakin meluas.

"Kami juga sudah mengimbau peternak di daerah untuk memperhatikan kesehatan babi sebelum dijual. Pemerintah juga sudah memberikan disinfektan kepada peternak yang babinya belum terjangkit virus. Harapanya, tidak menyebar lagi," kata dia.

Baca juga: Buang Bangkai Babi ke Sungai Terancam 10 Tahun Penjara

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Regional
Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.