Kronologi Penemuan Mayat Dalam Koper di Bogor

Kompas.com - 11/11/2019, 10:28 WIB
Aparat Kepolisian Polres Bogor melakukan evakuasi temuan jenazah tanpa identitas di semak-semak Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/11/2019) siang. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANAparat Kepolisian Polres Bogor melakukan evakuasi temuan jenazah tanpa identitas di semak-semak Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/11/2019) siang.

KOMPAS.com - Warga Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Naggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas dalam kondisi membusuk di dalam sebuah koper berwarna biru tua, Minggu (10/11/2019) siang.

Saat ditemukan, mayat di dalam koper tersebut terbungkus selimut yang dilapisi plastik, dengan posisi jenazah melipat lengkap dengan plester yang dililit sekujur tubuh.

Selain itu, terdapat luka-luka pada mayat dalam koper yang belum dipastikan apakah akibat luka senjata tajam atau gigitan hewan.

Baca juga: Penemuan Mayat di Dalam Koper Hebohkan Warga Bogor

Dari data yang dihimpun, penemuan mayat dalam koper tersebut berawal saat seorang warga melintasi semak-semak dan melihat sebuah koper berwarna biru tua.

Melihat itu, seorang warga yang melintas tersebut langsung mendekatinya. Namun, saat didekati mengeluarkan bau busuk yang menyengat.

Kemudian, ia pun memberitahukan warga dan pihak kepolisian perihal koper tersebut.

Mendapat laporan itu, warga dan aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kemudian memastikan bahwa koper tersebut berisi mayat seseorang tanpa identitas.

"Iya betul (di dalam koper) kemarin," kata Kapolsek Nanggung, AKP Asep Saefudin, saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/11/2019).

Baca juga: Kondisi Mayat Dalam Koper di Bogor: Terbungkus Selimut, Plastik, dan Diplester

Pihak kepolisian langsung melakukan penanganan dan olah TKP ditemukannya mayat laki-laki tersebut.

"Iya sudah, dan mayat lagi dibawa ke RS Kramatjati untuk perkembangannya dikabari nanti ya," ujarnya.

Sejauh ini, polisi masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengamankan barang bukti.

 

(Penulis: Kontributor Kabupaten Bogor, Afdhalul Ikhsan, Editor: Robertus Belarminus)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X