Kerugian Kebakaran Pasar Pelita Sukabumi Capai Rp 1,6 Miliar

Kompas.com - 11/11/2019, 08:24 WIB
Sejumlah petugas berusaha memadamkan api pada kebakaram di pasar penampungan Jalan Tipar Gede, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (9/11/2019). KOMPAS.COM/BUDIYANTOSejumlah petugas berusaha memadamkan api pada kebakaram di pasar penampungan Jalan Tipar Gede, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (9/11/2019).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Kerugian akibat kebakaran yang melalap Pasar Penampungan Eks Pasar Pelita di Jalan Tipar Gede, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (9/11/2019) malam ditaksir mencapai Rp 1,6 miliar.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, data Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kota Sukabumi menyebutkan kios yang terbakar berjumlah 45 unit.

Rinciannya, jumlah kios aktif sebanyak 37 unit dan jumlah pedagang aktif 16 orang

Sedangkan kerugian yang ditaksir sekitar Rp 1,6 miliar berasal dari bangunan kios yang terbakar sebesar Rp 225 juta dan barang dagangan Rp 1,4 miliar.

"Kios yang terbakar itu di antaranya ada yang menjual minyak wangi, bahan bangunan, sepatu dan sandal, perabotan, aksesoris, sayuran, dan warung kopi," ujar Fahmi, dalam keterangan tertulis diterima Kompas.com, Minggu (10/11/2019) malam.

Baca juga: Pasar Penampungan Pedagang di Sukabumi Terbakar, Korban Jiwa Nihil

Saat ini, pendataan para pedagang masih berlangsung. Setelah pendataan selesai akan dilakukan pembahasan mengenai pedagang yang terdampak kebakaran.

"Para pedagang yang terdampak kebakaran bisa kembali beraktivitas seperti biasa berjualan. Namun, untuk lokasinya masih dilakukan pembahasan lebih lanjut," ujar Fahmi.

Hingga kini penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan Polres Sukabumi Kota.

Diberitakan sebelumnya, pasar penampungan sementara para pedagang, Pasar Pelita di Jalan Tipar Gede, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Sukabumi, Jawa Barat, terbakar, Sabtu (9/11/2019).

Informasi yang dihimpun, kepulan asap dan kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 18.00 WIB di blok pedagang kelontongan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kebakaran sempat membuat macet arus lalu lintas.

Baca juga: Sepenggal Kisah Kejayaan Pasar Poncol, Surganya Barang Loak



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Regional
Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

Regional
Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Regional
Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Regional
Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Regional
15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Regional
Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X