Pengungsi Wamena di Ponorogo Ingin Dipermudah Urus KTP

Kompas.com - 04/11/2019, 17:28 WIB
Warga Wamena, Kabupaten Jayawijaya, saat sedang mengungsi di Jayapura, Papua (1/10/2019) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIWarga Wamena, Kabupaten Jayawijaya, saat sedang mengungsi di Jayapura, Papua (1/10/2019)

 

PONOROGO, KOMPAS.com  - Puluhan pengungsi kerusuhan Wamena di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mendesak pemerintah setempat memberikan lapangan pekerjaan. Tak hanya itu, mereka juga ingin dipermudah dalam pengurusan kartu tanda penduduk ( KTP).

"Kami memerlukan lapangan pekerjaan atau mungkin bantuan modal usaha," ujar
koordinator pengungsi kerusuhan Wamena Ponorogo Errisa Dwi Siswandani, Senin (4/11/2019).

Baca juga: TNI Kembali Terbangkan 243 Pengungsi yang Kembali ke Wamena

Dia menambahkan, saat ini sekitar 15 kepala keluarga telah menerima bantuan untuk modal usaha.

"Bantuan uang telah dibagikan. Sekarang kami meminta dibantu pengurusan KTP untuk para pengungsi," ujarnya.

Menurutnya, sebagian besar pengungsi trauma untuk mengurus data kependudukan di Wamena dikhawatirkan kerusuhan kembali terjadi.

“Mau buat SIM harus pakai KTP, kita tanpa KTP dan sebagian itu mereka ber-KTP Wamena. Jadi mau pindah penduduk Ponorogo saja,” ujar Errisa.

Baca juga: 817 Pengungsi Telah Kembali ke Wamena

Errisa menambahkan, 23 pengungsi memilih menetap di Ponorogo karena trauma peristiwa kerusuhan. Selain itu, harta benda yang mereka kumpulkan selama bertahun-tahun di Wamena juga habis terbakar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Regional
Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Regional
Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Regional
Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Regional
3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

Regional
Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Regional
Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Regional
Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Regional
Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Regional
Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Regional
Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Regional
'Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan'

"Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan"

Regional
Gunung Semeru Meletus, Seluruh Pendaki Dipastikan Sudah Turun

Gunung Semeru Meletus, Seluruh Pendaki Dipastikan Sudah Turun

Regional
Gunung Semeru Meletus, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Lumajang Terjebak Lahar Panas

Gunung Semeru Meletus, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Lumajang Terjebak Lahar Panas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X