817 Pengungsi Telah Kembali ke Wamena

Kompas.com - 30/10/2019, 12:27 WIB
Para pengungsi memasuki pesawat Hercules yang akan membawa mereka kembali ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (30/10/2019). Dok Lanud Silas PaparePara pengungsi memasuki pesawat Hercules yang akan membawa mereka kembali ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (30/10/2019).

JAYAPURA, KOMPAS.com - Jumlah pengungsi yang telah kembali ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, terus bertambah menjadi 817 orang.

Para pengungsi tersebut sebelumnya banyak yang memilih pergi ke Jayapura, setelah pada 23 September 2019 terjadi kerusuhan di Wamena.

"Total sudah 817 pengungsi yang kembali ke Wamena dengan Hercules," ujar Komandan Lanud Silas Papare Marsma Tri Bowo Budi Santoso, di Jayapura, Rabu (30/10/2019).

Baca juga: Pemerintah Akan Bangun Ulang STISIP Ilmiah Yapis Wamena yang Rusak

Khusus hari ini, ada 128 pengungsi yang diterbangkan ke Wamena.

Bowo meyakini jumlah pengungsi yang akan kembali ke Wamena akan terus bertambah, karena sudah ada yang mendaftar untuk diterbangkan pada Kamis besok.

"Yang sudah mendaftar untuk besok ada 125 orang, ini masih berkembang," kata Bowo.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kementerian Sosial, Muhammad Syafi'i Nasution mengucapkan terima kasih kepada TNI, karena telah bersedia membantu proses pemulangan para pengungsi ke Wamena.

"Jadi mari sama-sama kita bangun Wamena kembali, agar lebih maju dan lebih baik lagi," kata Syafi'i.

Baca juga: Polisi Masih Kejar 2 Buronan Kasus Kerusuhan Wamena

Usai kerusuhan di Wamena pada 23 September 2019 lalu, sebanyak 11.533 warga mengungsi.

Sekitar 6.000 pengungsi memilih ke Jayapura. Namun, sudah ada 389 orang yang memilih kembali ke Wamena.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Regional
Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Regional
Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Regional
Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Regional
Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Regional
Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Regional
Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Regional
Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Regional
[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

Regional
Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Regional
Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Regional
'Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?'

"Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?"

Regional
Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Regional
Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Regional
IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X