Hati-hati Penipuan Bermodus Penerimaan CPNS, Begini Tips Menghindarinya

Kompas.com - 04/11/2019, 09:45 WIB
Ilustrasi CPNS Kemenristekdikti 2018 Dok. KemenristekdiktiIlustrasi CPNS Kemenristekdikti 2018

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Menjelang pembukaan pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), masyarakat diminta berhati-hati dengan munculnya berbagai macam modus penipuan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKDD) Kabupaten Banyumas Achmad Supartono, meminta masyarakat agar tidak percaya terhadap siapapun yang menjanjikan dapat meloloskan menjadi seseorang menjadi PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca juga: Tenaga Pendidik Dominasi Formasi CPNS Luwu Utara

"Tidak ada peluang untuk seseorang yang menawarkan jasa atau bisa mengusahakan untuk lolos, apabila nilainya di bawah batas minimal," kata Supartono, di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (4/11/2019).

Menurut Supartono, dalam proses ujian penerimaan CPNS tidak ada celah bagi seseorang untuk membantu meloloskan. Sebab, ujian dilakukan secara massal dan menggunakan computer assisted test (CAT).

"Dengan tes yang dilakukan secara massal dan menggunakan komputer atau disebut CAT, maka nilai bisa langsung diketahui saat itu juga setelah tes berlangsung. Bagi yang di bawah ambang batas otomatis tidak lolos," ujar Supartono.

Untuk menghindari penipuan, Supartono juga meminta masyarakat memperhatikan ketentuan dan syarat penerimaan CPNS.

Ketentuan dan syarat dapat dilihat di situs web resmi milik Badan Kepegawaian Nasional (BKN) atau pemerintah kabupaten.

Baca juga: Meski Dapat 444 Formasi CPNS, Pemkab Bojonegoro Sebut Belum Sesuai Harapan

"Kami mengimbau bagi masyarakat yang berminat dan memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi CPNS, betul-betul cermat dalam membaca ketentuan dan cara mendaftarnya," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, tahapan penerimaan CPNS akan dimulai pada 11 November 2019 secara serentak.

Dalam penerimaan tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas mendapatkan sebanyak 377 formasi.

Formasi tersebut terdiri dari tenaga kependidikan sebanyak 275, tenaga kesehatan 96 dan tenaga teknis sebanyak 6 formasi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Regional
Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Regional
Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Regional
Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Regional
Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Regional
Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Regional
Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Regional
RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Regional
Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Regional
Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X