Kisah Pilu Mak Iyah, Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot

Kompas.com - 03/11/2019, 18:35 WIB
Mak Iyah, nenek renta berusia 100 tahun asal Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat harus hidup sebatang kara di gubuk reyot di tengah kebun sayuran. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANMak Iyah, nenek renta berusia 100 tahun asal Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat harus hidup sebatang kara di gubuk reyot di tengah kebun sayuran.

CIANJUR, KOMPAS.com – Seorang perempuan lanjut usia di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat hidup memprihatinkan di gubuk reyot di Kampung Pasir Baing, RT 005/003 Desa Sukatani, Kecamatan Pacet.

Rukiyah atau biasa dipanggil Mak Iyah, tinggal seorang diri di rumah tak layak huni di tengah hamparan kebun sayuran. Ia mengaku sudah berusia 100 tahun.

Pantauan Kompas.com, gubuk itu sudah dalam kondisi doyong ke belakang. Tiga bilah bambu dijadikan penopang dinding agar tidak ambruk.

UPDATE : Kompas.com menggalang dana untuk membantu para lansia. Sumbangkan rezeki Anda sebagai bakti terhadap orang tua yang dilupakan. Klik di sini untuk donasi.

Di dalam rumah berukuran 3x5 meter dengan lantai tanah itu terdapat lima ruangan yang berukuran kecil. Dua kamar tidur, satu ruang tengah, dapur dan jamban.

Dilihat secara keseluruhan, rumah itu jauh dari kesan layak huni. Dinding bilik bambu sudah lapuk dan berlubang, bahkan dinding kamarnya sudah jebol.

Baca juga: Cerita Nenek Luspina, Hidup Menahan Lapar di Gubuk Reyot Tanpa Listrik

Di dapur hanya ada tungku perapian yang biasa digunakan untuk memasak. Untuk kebutuhan mandi dan buang hajat, mak Iyah memakai jamban di samping dapur yang ukurannya hanya sebadan.

Sehari-hari ia menghabiskan waktu dengan berdiam diri di gubuknya. Sesekali turun ke perkampungan untuk berinteraksi dengan warga.

Meski masih sanggup berjalan, namun ia sudah tidak mampu bekerja. Tubuhnya telah ringkih, pandangannya sudah kabur dan mengalami gangguan pendengaran.

Mak Iyah mengatakan, semenjak suaminya meninggal dunia sekitar tiga puluh tahun lalu, ia hidup sebatang kara karena tidak memiliki anak.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Regional
4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

Regional
Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Regional
Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Regional
Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Regional
Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Regional
Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Regional
Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Regional
Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Regional
Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X