Kasus Stunting di Kudus Capai 21 Persen

Kompas.com - 31/10/2019, 22:33 WIB
Ilustrasi bayi ShutterstockIlustrasi bayi

KOMPAS.com -Kasus stunting pada anak di Kudus, Jawa Tengah mencapai 21 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Joko Budi Putranto mengklaim, angka tersebut masih lebih rendah dibanding dengan tingkat provinsi maupun nasional.

Dinkes Kudus memiliki target untuk menurunkan angka stunting menjadi lebih rendah.

"Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus sendiri tengah mendorong semua desa di Kudus untuk mengalokasikan sebagain anggaran dana untuk pencegahan stunting," ujar Joko di Kudus, Selasa (29/10/2019).


Baca juga: Momok Stunting Jadi Isu Nasional, Emak-emak Minta Update Edukasi Gizi

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kudus, Ludful Hakim menilai Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah berjalan turut berjasa dalam mencegah terjadinya kasus stunting pada anak karena penerima manfaat didik mampu berperilaku hidup sehat.

Dalam program PKH terdapat beberapa komponen, mulai dari bidang pendidikan, kesejahteraan hingga kesehatan.

Khusus bidang kesehatan, mulai dari ibu hamil hingga memiliki anak balita menjadi perhatian serius agar membiasakan diri menerapkan pola hidup sehat.

Untuk ibu hamil, kata dia, selalu mendapatkan pendampingan dalam hal pemeriksaan kesehatan di pusat pelayanan kesehatan minimal empat kali pemeriksaan selama masa kehamilan.

Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Kudus Habib Rifai membenarkan bahwa ibu hamil memang dimonitor.

Selain itu ada syarat pemeriksaan yang harus dipenuhi selama masa kehamilan.

Sebelum menjadi penerima manfaat PKH, mayoritas masyarakat kurang mampu tidak mau memeriksakan kondisi kehamilannya ke pusat layanan kesehatan.

"Ketika tidak ada keluhan atas masa kehamilannya, mereka beranggapan tidak ada masalah dengan janinnya," ujar Habib.

Baca juga: Atalia Ridwan Kamil Akui Angka Stunting di Jawa Barat Cukup Tinggi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rem Blong, Bus yang Angkut Rombongan Siswa SMA di Sumbar Tabrakan Beruntun

Rem Blong, Bus yang Angkut Rombongan Siswa SMA di Sumbar Tabrakan Beruntun

Regional
Puluhan Rumah di Sukabumi Rusak Diterjang Angin Kencang

Puluhan Rumah di Sukabumi Rusak Diterjang Angin Kencang

Regional
Otak Tahanan Narkoba Polresta Malang yang Kabur Ditangkap di Kediri

Otak Tahanan Narkoba Polresta Malang yang Kabur Ditangkap di Kediri

Regional
Kasus TNI Bacok Polisi, Kapolres Pamekasan: Sama-sama Tidak Sedang Bertugas

Kasus TNI Bacok Polisi, Kapolres Pamekasan: Sama-sama Tidak Sedang Bertugas

Regional
Siap-siap, Bandara Soekarno-Hatta II Dibangun di Karawang 2028, Luasnya 3.000 Hektar

Siap-siap, Bandara Soekarno-Hatta II Dibangun di Karawang 2028, Luasnya 3.000 Hektar

Regional
Kamis, Gibran Daftar Calon Wali Kota di DPD PDI-P Jateng, Diantar Rombongan Relawan

Kamis, Gibran Daftar Calon Wali Kota di DPD PDI-P Jateng, Diantar Rombongan Relawan

Regional
Tak Ada Luka Tanda Kekerasan di Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Tak Ada Luka Tanda Kekerasan di Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Regional
Terendam Banjir, Siswa di Rokan Hulu Berenang untuk Sampai ke Sekolah

Terendam Banjir, Siswa di Rokan Hulu Berenang untuk Sampai ke Sekolah

Regional
Jenazah TKI yang Tewas Dibunuh di Malaysia Tiba ke Tanah Air Jumat Lusa

Jenazah TKI yang Tewas Dibunuh di Malaysia Tiba ke Tanah Air Jumat Lusa

Regional
240 Bangunan di Kabupaten Bogor Rusak Diterjang Banjir dan Longsor yang Terjadi 3 Hari Berturut-turut

240 Bangunan di Kabupaten Bogor Rusak Diterjang Banjir dan Longsor yang Terjadi 3 Hari Berturut-turut

Regional
Pelaku Teror Bom di Palembang Dibebaskan, Hanya Kenakalan Remaja

Pelaku Teror Bom di Palembang Dibebaskan, Hanya Kenakalan Remaja

Regional
Usai Curhat Pelajaran Terlalu Berat, Siswa SMA Ditemukan Tewas Gantung Diri

Usai Curhat Pelajaran Terlalu Berat, Siswa SMA Ditemukan Tewas Gantung Diri

Regional
Gubernur Sulsel Nurdin Siapkan Bonus Rp 75 Juta bagi Peraih Emas SEA Games Filipina

Gubernur Sulsel Nurdin Siapkan Bonus Rp 75 Juta bagi Peraih Emas SEA Games Filipina

Regional
Selain Teror Molotov, Etalase Rumah Makan Padang di Sleman Juga Dirusak

Selain Teror Molotov, Etalase Rumah Makan Padang di Sleman Juga Dirusak

Regional
Viral Video Murid SD Dikeroyok, Akhirnya Bikin Terharu

Viral Video Murid SD Dikeroyok, Akhirnya Bikin Terharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X