Cianjur Jadi Tempat Pembuangan Gelandangan dan ODGJ

Kompas.com - 31/10/2019, 09:30 WIB
Seorang petugas tengah membersihkan gelandangan psikotik di Rumah Singgah Dinsos Cianjur setelah sebelumnya dijemput dari jalanan kota Cianjur. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSeorang petugas tengah membersihkan gelandangan psikotik di Rumah Singgah Dinsos Cianjur setelah sebelumnya dijemput dari jalanan kota Cianjur.

CIANJUR, KOMPAS.com – Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menyebutkan, wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ditenggarai menjadi tempat pembuangan gelandangan dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dari luar daerah.

Herman mengatakan, indikasi tersebut terungkap dari hasil penertiban puluhan gelandangan psikotik di sejumlah tempat di kawasan pertokoan dan pasar di Cianjur, Rabu (30/10/2019).

“Indikasinya mereka sengaja dibuang ke sini (wilayah Cianjur). Karena dari semua gelandangan yang ditertibkan ternyata tidak bisa berbahasa Sunda. Beberapa yang masih bisa diajak berkomunikasi, saat ditanya petugas ternyata bukan warga Cianjur," tutur Herman, Rabu.

Baca juga: Viral Video Polisi Jombang Beri Makan dan Cuci Muka ODGJ di Tepi Jalan

Herman mengimbau oknum dan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyetop membuang gelandangan dan ODGJ ke Kabupaten Cianjur dan sekitarnya.

“Keberadaan mereka (ODGJ) akan terus kita tertibkan. Kita bawa ke rumah singgah dan ke panti rehabilitasi mental untuk disembuhkan sebagai upaya kita memanusiakan manusia,” ujarnya.

Penertiban gelandangan dan ODGJ 

Prajurit TNI dibantu anggota kepolisian, personil Satpol PP, petugas dinas sosial dan relawan terjun ke jalanan di seputaran kota Cianjur untuk mencari gelandangan psikotik atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Rabu (30/10/2019).

Mengendarai truk patroli dan mobil ambulan, petugas gabungan disebar ke sejumlah titik, di antaranya kawasan pertokoan Jalan Mangunsarkoro, Hutan Kota Muka, dan sepanjang jalan bypass.

Alhasil, sebanyak 49 ODGJ, terdiri dari sembilan perempuan dan sisanya laki-laki berhasil ditertibkan untuk kemudian dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kabupaten Cianjur.

Dandim 0608/Cianjur, Letkol Rendra Dwi Ardhani mengatakan, aksi sosial tersebut masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-74 TNI.

“Ini merupakan bagian dari program Jalur Bisa atau singkatan dari Jalan Cianjur Bersih dari Orang dengan Gangguan Jiwa,” kata Rendra di sela giat, Rabu.

Disebutkannya, program  Jalur Bisa sebagai upaya memanusiakan manusia. Para OGDJ berhak sembuh dan mendapatkan perlakuan yang layak dan manusiawi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-Hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-Hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dibuang ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dibuang ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Regional
Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Regional
[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

Regional
Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Regional
Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sering Gelar Pertemuan di Brebes

Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sering Gelar Pertemuan di Brebes

Regional
Pengasuh PAUD Pasrah Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala

Pengasuh PAUD Pasrah Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala

Regional
5 Fakta Guru Ngaji Cabuli Santri, Terpengaruh Film Porno hingga Korban Trauma Berat

5 Fakta Guru Ngaji Cabuli Santri, Terpengaruh Film Porno hingga Korban Trauma Berat

Regional
26 Pencuri Motor Diamankan, 6 di Antaranya Sering Keluar Masuk Bui

26 Pencuri Motor Diamankan, 6 di Antaranya Sering Keluar Masuk Bui

Regional
Nikmatnya Kopi Gunung Kelir, Rasa dan Aromanya Disukai hingga Luar Negeri

Nikmatnya Kopi Gunung Kelir, Rasa dan Aromanya Disukai hingga Luar Negeri

Regional
5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

Regional
Tak Ada Database DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Tak Ada Database DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X