Kasus Pelemparan Molotov di LBH Medan Belum Ada Titik Terang

Kompas.com - 30/10/2019, 18:53 WIB
Petugas memeriksa bagian luar kantor LBH Medan yang Sabtu dini hari tadi (19/10/2019) dilempar molotov oleh orang tak dikenal. Polisi sudah memeriksa beberapa orang saksi dan masih melakukan penyelidikan. IstimewaPetugas memeriksa bagian luar kantor LBH Medan yang Sabtu dini hari tadi (19/10/2019) dilempar molotov oleh orang tak dikenal. Polisi sudah memeriksa beberapa orang saksi dan masih melakukan penyelidikan.

MEDAN, KOMPAS.com - Kasus pelemparan molotov di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan belum menemukan titik terang.

Pihak kepolisian masih bekerja keras untuk mengungkap kasus pelemparan yang terjadi pada 19 Oktober lalu.

“Sementara masih berusaha keras penyelidikan, terkait CCTV dan menganalisa dua orang yang dicurigai sebagai pelaku,” kata Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto, Rabu (30/10/2019).

Eko tak merinci lebih lanjut mengenai kendala dalam mengidentifikasi kedua pelaku.

Baca juga: Polri Tegaskan Pelemparan Bom Molotov di Kantor LBH Medan Tak Terkait dengan Meninggalnya Aktivis Golfrid Siregar 

Diketahui, dalam rekaman kamera pengawas yang sudah diamankan, dua pelaku memang terlihat melempar molotov ke atap gedung LBH Medan.

Begitupun, dia memastikan, kedua pelaku pelemparan, berbeda dengan pelaku yang melempar warkop Literacy Coffee di kawasan Teladan. 

Lokasi itu diketahui sebagai tempat berkumpul dan berdiskusinya para aktivis.

Sementara, pihak LBH Medan sendiri tak mau terlalu dini memvonis bahwa polisi kurang profesional dalam menangani kasus ini.

Baca juga: Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

 

Koordinator Divisi Butuh dan Miskin Kota LBH Medan, Maswan Tambak mengatakan, sampai saat in pihaknya masih menunggu. 

"Kami hargai segala upaya yang dilakukan polisi. Jadi kita tunggu saja,” katanya, Rabu (30/10/2019). 

Dia mengatakan, pihaknya tetap memercayakan proses penanganan kasus ini kepada polisi. Mereka masih berkeyakinan bahwa polisi mampu mengungkap kasus ini dengan jelas.

Apalagi, beberapa saat setelah kejadian, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. 

Baca juga: Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Diberitakan sebelumnya, Kantor LBH Medan di Jalan Hindu dilempari molotov pada, Sabtu (19/10/2019) dini hari lalu. Saat itu kantor kosong.

Hanya penjaga kantor yang tinggal di dalam. Polisi sudah melakukan olah TKP. Namun hasilnya sampai sekarang belum ada. Pelakunya juga belum terungkap. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Regional
Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Regional
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Regional
Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Regional
6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

Regional
Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Regional
Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Regional
Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Regional
Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Regional
Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Regional
Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Regional
Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Regional
Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Regional
Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X