Dialog dengan Pengungsi Ambon, Jokowi Ingatkan Indonesia Daerah Rawan Bencana

Kompas.com - 29/10/2019, 12:33 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat berdialog dengan tokoh agama, tokoh amsyarakat, tokoh adat dan pengungsi korban gempa di lokasi pengungsian Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Selasa (29/10/2019) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYPresiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat berdialog dengan tokoh agama, tokoh amsyarakat, tokoh adat dan pengungsi korban gempa di lokasi pengungsian Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Selasa (29/10/2019)

AMBON,KOMPAS.com-Presiden Joko Widodo ikut berdialog bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan para pengungsi korban gempa bumi saat mengunjungi lokasi pengungsian di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (29/10/2019).

Dialog bersama warga itu dilakukan setelah Jokowi bersama rombongan meninjau sejumlah tenda pengungsian termasuk juga rumah sakit darurat dr Ishak Umarela yang ada di lokasi pengungsian tersebut.

Dalam kesempatan dialog tersebut, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana baik itu gempa bumi maupun tsunami, karena Indonesia berada apda wilayah cincin api atau ring of fire.

“Kawasan cincin api artinya apa? Kalau sudah berada di kawasan cincin api yang namanya tsunami yang namanya gempa itu berada di lingkungan kita tidak hanya di Maluku Tengah, di Maluku, di Indonesia,” ungkap Jokowi.

Baca juga: Diskusi Mahasiswa tentang Pemerintahan Jokowi di Kampus Universitas Udayana Dibubarkan

Dia mengatakan, sejumlah daerah di Indonesia pernah terjadi bencana gempa maupun tsunami seperti di Aceh tahun 2004 silam, Bengkulu, Lampung, Banten, Yogya, dan yang terjadi dalam dua tahun terakhir yakni di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah dan terakhir di Maluku saat ini.

Jokowi menyebut, bencana gempa yang terus terjadi di Indonesia itu lantaran bangsa Indonesia berada pada kawasan cincin api sehingga sangat rentan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga, ia meminta warga agar terus waspada dan berdoa agar berbagai bencana yang terjadi dapat segera berakhir.

“Kita memang tidak ingin dan selalu mohon kepada Allah SWT agar kita selalu dihindarkan  dari yang namanya gempa dan tsunami tetapi kalau Allah sudah berkehendak  maka kita harus menerima dan siap,” katanya.

Baca juga: Beri Minimal Rp 10 Juta untuk Perbaiki Rumah Korban Gempa, Jokowi: Cukup atau Tidak, Terserah Bapak Ibu...

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga sempat menceritakan sejarah singkat soal musibah gempa dan tsunami yang pernah terjadi di Maluku sejak tahun 1674 silam.

Dia pun tak lupa mengingatkan warga agar tetap bersabar menghadapi cobaan yang diberikan Tuhan.

Kunjungan Jokowi ke lokasi pengungsian tersebut ikut didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, Gubernur Maluku Murad Ismail, Bupati Maluku Tengah, dan para pejabat daerah lainnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X