Buntut Perkelahian Pejabat Dispora dan KONI Sumbar, Dana Hibah Pun Cair

Kompas.com - 28/10/2019, 22:56 WIB
Ketua DPRD Sumbar, Supardi memimpin rapat tertutup soal dana hibah KONI yang sempat menyebabkan perkelahian Wakil Ketua KONI dengan Kabid Olahraga Dispora, Senin (28/10/2019) Dok: ISTKetua DPRD Sumbar, Supardi memimpin rapat tertutup soal dana hibah KONI yang sempat menyebabkan perkelahian Wakil Ketua KONI dengan Kabid Olahraga Dispora, Senin (28/10/2019)

PADANG, KOMPAS.com - Setelah difasilitasi DPRD Sumatera Barat akhirnya persoalan KONI Sumbar dengan Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora) mengenai dana hibah KONI menemui titik temu.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Sumbar Supardi usai memimpin rapat tertutup antara Dispora, KONI dan DPRD, Senin (28/10/2019) di ruangan rapat DPRD Sumbar.

Dispora Sumbar akhirnya memberikan rekomendasi untuk pencairan dana hibah KONI sebesar Rp 10 miliar, Senin (28/10/2019).

"Sudah ada titik temu dan kesepakatan. Dispora sudah mau mengeluarkan rekomendasi pencairan dana itu," kata Supardi.

Baca juga: Duduk Perkara Wakil Ketua KONI Sumbar Berkelahi dengan Pejabat Dispora, Berawal dari Dana Hibah yang Belum Cair

Menurut Supardi, pencairan anggaran hibah KONI Sumbar itu hanya bisa 70 persen dari total yaitu Rp 7 miliar dari Rp 10 miliar.

"Sesuai ketentuan baru bisa dicairkan 70 persen. Besok sudah bisa dicairkan," kata Supardi.

Supardi mengatakan persoalan tersebut sebenarnya cukup dilematis karena di satu sisi, Dispora Sumbar harus menegakkan birokrasi sesuai aturan.

Di sisi lain, KONI Sumbar membutuhkan anggaran karena atlet yang ikut ke Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera sudah berangkat ke Bengkulu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Regional
Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X