Pikap Tabrak Truk Pengangkut Batu Bata di Lampung, 6 Orang Tewas

Kompas.com - 22/10/2019, 19:09 WIB
Petugas Ditlantas Polda Lampung melakukan olah TKP lokasi kecelakaan mobil pick up versus truk pengangkut batu bata di Jalanpantim Sumatra, KM 266 - 267, Selasa (22/10/2019). Enam orang tewas dalam kecelakaan ini. (Foto: Humas Polda Lampung). KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAPetugas Ditlantas Polda Lampung melakukan olah TKP lokasi kecelakaan mobil pick up versus truk pengangkut batu bata di Jalanpantim Sumatra, KM 266 - 267, Selasa (22/10/2019). Enam orang tewas dalam kecelakaan ini. (Foto: Humas Polda Lampung).

LAMPUNG, KOMPAS.com – Enam orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpantim) Sumatra, Lampung Tengah, Selasa (22/10/2019).

Dua orang di antaranya tewas terbakar di dalam mobil.

Kecelakaan itu terjadi di Jalinpantim Sumatera, KM 266 – 267, Desa Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, sekira pukul 05.30 WIB.

Kecelakaan melibatkan truk pengangkut batu bata bernomor polisi BE 8135 QP dengan mobil pikap Gran Max bernomor polisi BD 9157 EZ.

“Enam orang tewas dalam laka lantas itu. Empat orang penumpang truk dan dua orang penumpang mobil pikap,” kata Dirlantas Polda Lampung Kombes Chiko Ardwiatto, saat dikonfirmasi, Selasa (22/10/2019).

Baca juga: Fakta Terkini Pipa Pertamina Terbakar, Diduga karena Pengeboran Proyek Kereta Cepat hingga 1 WNA Tewas

Chiko menjelaskan, kecelakaan berawal saat truk pengangkut batu bata yang membawa sekitar 13 orang melaju dari arah Sukadana, Lampung Timur menuju arah Tulang Bawang.

Lalu dari arah berlawanan, melaju pikap dalam kondisi oleng dan masuk jalur truk.

Tabrakan tak bisa dihindari, pikap itu sempat terdorong oleh truk.

“Truk kemudian menimpa mobil pikap dan kedua kendaraan terbakar,” kata Chiko.

Dari penumpang truk, empat orang meninggal dunia, satu di antaranya anak-anak.

Sedangkan ada dua penumpang pikap yang tewas.

“Korban-korban dari truk sudah bisa diidentifikasi. Sedangkan korban dari mobil pikap belum bisa diidentifikasi karena terbakar di dalam mobil,” kata Chiko.

Baca juga: Tikam Guru hingga Tewas, Siswa SMK di Manado Terancam 20 Tahun Penjara

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X