Pemkab Karawang Mengalokasikan hingga 20 Persen Beasiswa untuk Santri

Kompas.com - 22/10/2019, 11:35 WIB
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana memberikan penghargaan kepada santri berprestasi pada peringatan Hari Santri Nasional di Plaza Kantor Pemkab Karawang, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.COM/FARIDABupati Karawang Cellica Nurrachadiana memberikan penghargaan kepada santri berprestasi pada peringatan Hari Santri Nasional di Plaza Kantor Pemkab Karawang, Selasa (22/10/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com - Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengalokasikan 15 hingga 20 persen dari anggaran beasiswa yang dikucurkan untuk santri yang menuntut ilmu di perguruan tinggi.

"Kami anggarkan beasiswa bagi putra-putri Karawang sebesar Rp 31 miliar. Sebanyak 15 sampai 20 persen untuk santri, misalnya santri yang kuliah di IAIN dan Kairo, Mesir," kata Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana usai peringatan Hari Santri Nasional di Plaza Pemkab Karawang, Selasa (22/10/2019).

Baca juga: Bupati Trenggalek Berharap Santri Menjadi Pelopor Toleransi dan Perdamaian

Hanya saja, menurut Cellica, beasiswa bagi santri tersebut diperuntukkan bagi putra-putri Karawang yang berprestasi dan benar-benar membutuhkan bantuan biaya.

"Ini untuk santri yang lahir di Karawang, warga Karawang. IPK-nya bagus, 3,25," kata dia.

Untuk hal-hal lain mengenai beasiswa bagi santri tersebut, kata Cellica, bakal ditentukan lebih lanjut.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang Sopian menyambut baik rencana pemberian beasiswa bagi santri tersebut.

Ia pun berharap Karawang menjadi kota santri yang aman dan nyaman.

"Di setiap kecamatan ada kampung santri. Bahkan Bupati (Karawang) sendiri menghadiri peresmian kampung santri di Kecamatan Cilebar, beberapa waktu lalu," kata Sopian.

Di Karawang sendiri, menurut Sopian, terdapat 509 pesantren yang telah diverifikasi dari jumlah seluruhnya sekitar 900 pesantren.

Verifikasi dilakukan untuk memastikan pondok pesantren betul-betul memenuhi standar dan ketentuan yang ditetapkan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

Regional
Penanganan Covid-19 Belum Optimal, PSHK Minta Pemerintah Hati-hati Terapkan 'New Normal'

Penanganan Covid-19 Belum Optimal, PSHK Minta Pemerintah Hati-hati Terapkan "New Normal"

Regional
Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Regional
Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X