Fakta Lengkap Kasus 4 Kucing Disiksa di Pontianak, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan hingga Satu Ekor Mati

Kompas.com - 22/10/2019, 11:24 WIB
Bunga, kucing 4 bulan dirawat di salah satu klinil hewan di Pontianak, Kalimantan Barat. Mata kanan bunga ditusuk dengan menggunakan kayu sedalam 8 cm. istimewaBunga, kucing 4 bulan dirawat di salah satu klinil hewan di Pontianak, Kalimantan Barat. Mata kanan bunga ditusuk dengan menggunakan kayu sedalam 8 cm.

KOMPAS.com - Pelaku penganiayaan terhadap 4 kucing di Pontianak akhirnya berhasil tertangkap.

Kapolsek Pontianak Selatan Kompol Anton Satriadi, Selasa (22/10/2019), menjelaskan, kepolisian saat ini masih melakukan mendalami dan memeriksa tersangka untuk mengetahui motifnya.

Selain itu, terduga pelaku juga akan dibawa ke rumah sakit jiwa untuk diperiksa.

Seperti diketahi, salah satu aktivis dari komunitas pecinta binatang, Paulina menjelaskan, kucing korban penganiayaan tak hanya 2 ekor, melainkan 4 ekor.

Dirinya telah menangani beberapa kucing bernasib malang tersebut. Paulina meyakini kayu itu sengaja ditusuk oleh seseorang entah dengan alasan apa pun.

Baca fakta lengkapnya:

1. Pengakuan salah satu pemilik kucing

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Warganet di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dibuat geger adanya 4 ekor kucing yang diduga disiksa.

Menurut Sila, salah seorang pemilik kucing yang menjadi korban warga kawasan Jalan Untung Suropati, kucing miliknya yang nama Bunga ditemukan dalam kondisi matanya tertusuk kayu.

Sebelumnya, kata Sila, Bunga diketahui menghilang. Setelah itu, ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Miras dan Berjudi di Tengah Corona, Sekelompok Pemuda Dihukum Rendam di Kolam Sampah

Pesta Miras dan Berjudi di Tengah Corona, Sekelompok Pemuda Dihukum Rendam di Kolam Sampah

Regional
Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Regional
5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

Regional
Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Regional
Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X