ABK Jatuh ke Laut, Hari Ketiga Pencarian Masih Belum Ditemukan

Kompas.com - 20/10/2019, 13:11 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

MEDAN, KOMPAS.com - Hari ketiga pencarian anak buah kapal (ABK) Kapal Mesin Haiteri (Viser) 1939 yang jatuh ke laut belum membuahkan hasil.

Korban adalah Herianto (30), warga Dusun V Seimerdeka, Kelurahan Seimerdeka, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Baca juga: Kapal Pompong Dihantam Gelombang, 1 Penumpang Jatuh ke Laut

 

Begitu diketahui jatuh ke laut, rekan-rekannya berusaha mencari namun belum berhasil sampai akhirnya menghubungi Pos SAR Tanjungbalai.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Medan melalui Pos SAR Tanjungbalai menerima informasi dari Ridwan Siburian pada Jumat (18/10/2019) pukul 12.25 WIB.

Disebutkan telah terjadi Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) seorang ABK jatuh ke laut di sekitar 25 NM dari kuala Tanjungbalai, Asahan, pada Jumat dini hari.

Mendapat berita tersebut, Kepala Kantor SAR Medan Toto Mulyono selaku SMC melalui Koordinator Pos SAR Tanjungbalai Bobby Purba langsung memimpin pemberangkatan tim personel rescuer dari Pos SAR Tanjungbalai empat orang dan ABK kapal RB 301 Tanjungbalai sebanyak tujuh orang pada pukul 12.50 WIB.

Baca juga: Cuaca Buruk, Satu ABK KM Mina Sejati Jatuh ke Laut Saat Evakuasi

"Pergerakan kapal SAR RB 301 dari dermaga menuju LKP membutuhkan waktu sekitar 3 jam dengan jarak sekitar 25 NM. Namun, hingga hari kedua pencarian, korban masih belum ditemukan. Pencarian dilanjutkan hari ini dengan memperluas wilayah pencarian," kata Humas Kantor SAR Medan, Sariman S Sitorus, Minggu (20/10/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X