Asap Misterius Keluar dari Tanah Warga, Ini Penjelasan DLH Jombang

Kompas.com - 18/10/2019, 10:50 WIB
Salah satu warga sedang mengorek tanah tempat keluarnya asap misterius di Dusun Gedangan, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (14/10/2019). KOMPAS.com/MOH SYAFIÍSalah satu warga sedang mengorek tanah tempat keluarnya asap misterius di Dusun Gedangan, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (14/10/2019).

JOMBANG, KOMPAS.com - Asap misterius yang keluar di lahan milik warga Jombang, Jawa Timur, terjadi akibat masalah jaringan listrik.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Wasdal Gakkum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang Yuli Inayati, Kamis (17/10/2019). 

Ia menjelaskan, pihaknya telah meninjau lokasi keluarnya asap dari tanah pada Senin (14/10/2019) lalu.

Berdasarkan pengamatan Tim DLH, peristiwa keluarnya asap yang berdekatan dengan tiang listrik, memiliki kemiripan pola dengan peristwa sebelumnya.

Baca juga: Asap Misterius di Tanah Tak Lagi Keluar, Bau Menyengat Masih Tercium

Problem hantaran listrik

Peristiwa yang sama pernah terjadi di Desa Plandi Kabupaten Jombang. Di tempat itu, asap yang keluar dari tanah disebabkan karena ada problem hantaran listrik.

Atas dasar itu, kata Yuli, tim survei dari DLH Jombang menghubungi PLN untuk melakukan pengecekan.

"Dari hasil survei, ada pengalaman dan kemiripan dengan kejadian sebelumnya di lokasi lain," kata Yuli kepada Kompas.com, Kamis (17/10/2019).

"Itu karena ada problem daya hantar listrik. Makanya tim kami langsung menghubungi PLN dan langsung direspon oleh PLN," kata Yuli melanjutkan penjelasannya.

Baca juga: Asap Misterius Muncul di Tegalan, Warga Bangli Heboh 

Ada kabel yang bermasalah

Rofiq, warga Dusun Gedangan, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, saat mengorek tanah yang mengeluarkan asap misterius, Selasa (15/10/2019).KOMPAS.com/MOH SYAFIÍ Rofiq, warga Dusun Gedangan, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, saat mengorek tanah yang mengeluarkan asap misterius, Selasa (15/10/2019).
PLN, lanjut Yuli, pada Senin siang langsung menerjunkan petugas.

Berdasarkan pengecekan, terdapat beberapa kabel yang bermasalah.

"Keterangan yang kami dapatkan dari PLN, ternyata ada kabel ilegal untuk lampu penerangan jalan umum (PJU), kabelnya itu mengelupas sehingga menyebabkan tiangnya panas sampai ke tanah. Tapi sekarang sudah teratasi," beber Yuli.

Pantauan Kompas.com, Rabu (16/10/2019) pagi, Asap misterius yang keluar di lahan milik warga Jombang Jawa Timur, tak lagi nampak.

Pada Senin (14/10/2019) lalu, warga Dusun Gedangan, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, dihebohkan dengan munculnya asap misterius dari tanah di lahan milik Abdul Muiz.

Baca juga: Asap Misterius dan Bau Menyengat Keluar dari Sebidang Tanah Warga Jombang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Regional
Pemadaman Bergilir Selama Sepekan Resahkan Warga NTB, Ini Alasan PLN

Pemadaman Bergilir Selama Sepekan Resahkan Warga NTB, Ini Alasan PLN

Regional
Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Regional
Cerita Ketua RW di Kembangan Lari Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke 6 Siswi SMP

Cerita Ketua RW di Kembangan Lari Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke 6 Siswi SMP

Regional
Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok Kayak Gini...

Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok Kayak Gini...

Regional
Duduk Perkara Keraton Pecat Abdi Dalem Berusia 68 Tahun karena Diduga Lecehkan Mahasiswi

Duduk Perkara Keraton Pecat Abdi Dalem Berusia 68 Tahun karena Diduga Lecehkan Mahasiswi

Regional
Aksi Pencurian Motor NMax di Jalan Rajawali Pondok Aren Terekam CCTV

Aksi Pencurian Motor NMax di Jalan Rajawali Pondok Aren Terekam CCTV

Regional
Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas,  Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas, Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Regional
Sengatan Tawon Vespa Affinis Kembali Renggut Korban Jiwa di Klaten

Sengatan Tawon Vespa Affinis Kembali Renggut Korban Jiwa di Klaten

Regional
Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Regional
[POPULAR NUSANTARA] Umat Hindu di Bantul Butuh Rumah Ibadah | Ridwal Kamil Bicara soal Kolam Renang Rp 1,5 M

[POPULAR NUSANTARA] Umat Hindu di Bantul Butuh Rumah Ibadah | Ridwal Kamil Bicara soal Kolam Renang Rp 1,5 M

Regional
Jusuf Kalla Ucapkan Selamat atas Lahirnya Cucu Ketiga Jokowi, La Lembah Manah

Jusuf Kalla Ucapkan Selamat atas Lahirnya Cucu Ketiga Jokowi, La Lembah Manah

Regional
Bagaimana Penenggelaman Kapal 5 Tahun ke Depan?

Bagaimana Penenggelaman Kapal 5 Tahun ke Depan?

Regional
Selvi Lahirkan Bayi Perempuan, Gibran Beri Nama La Lembah Manah

Selvi Lahirkan Bayi Perempuan, Gibran Beri Nama La Lembah Manah

Regional
Selidiki Kasus Bom Medan, Polisi 5 Jam Geledah 3 Rumah di Belawan, Ini Hasilnya

Selidiki Kasus Bom Medan, Polisi 5 Jam Geledah 3 Rumah di Belawan, Ini Hasilnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X