Ratusan Unggas di Tegal Mati Terserang Flu Burung, Kandang Disemprot Disinfektan

Kompas.com - 16/10/2019, 14:53 WIB
Dokumen DKPPP: Petugas dari Tim Unit Reaksi Cepat Penyakit Hewan Menular Strategis (URC PHMS) DKPPP Kota Tegal saat membakar unggas yang mati karena flu burung di Kelurahan Keturen, Tegal Selatan, Selasa (15/10/2019) KOMPAS.com/Tresno SetiadiDokumen DKPPP: Petugas dari Tim Unit Reaksi Cepat Penyakit Hewan Menular Strategis (URC PHMS) DKPPP Kota Tegal saat membakar unggas yang mati karena flu burung di Kelurahan Keturen, Tegal Selatan, Selasa (15/10/2019)

TEGAL, KOMPAS.com - Pascaratusan unggas mati mendadak karena terserang virus flu burung, petugas dari Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DKPPP) bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal mulai menyemprotkan disinfektan ke sejumlah kandang unggas di Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (16/10/2019).

Salah satu dokter hewan Tim URC PHMS DKPPP Kota Tegal, Andri Utomo, mengungkapkan, penyemprotan disinfektan dilakukan sebagai upaya tanggap untuk membunuh kuman dan virus flu burung agar tidak sampai menyebar. 

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Tegal, Endriana Yudaningrum, mengatakan, selain menyemprot disinfektan, kedatangan tim juga untuk melakukan observasi termasuk memeriksa kesehatan pemilik unggas.

Dia berharap virus itu tidak sampai menulari manusia.

“Sepintas pemilik unggas masih dalam keadaan sehat. Meski demikian, kita tetap lakukan observasi," ujar Endriana, saat ditemui di lokasi, Rabu (16/10/2019).

Baca juga: Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Endriana menjelaskan, flu burung memiliki gejala awal menyerupai flu biasa yang biasa menyerang manusia.

Bisa dirasakan seperti demam tinggi hingga 39 derajat celsius, yang disusul batuk dan pilek yang berkepanjangan, radang tenggorokan, serta nyeri di dada.

Tak hanya memeriksa kesehatan pemilik ternak, dalam kegiatan itu tim juga melakukan pemeriksaan terhadap tetangga yang berada tak jauh dari kandang unggas dengan radius 100 hingga 200 meter.

Observasi dilakukan hingga 15 hari ke depan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X