Warga di Pantai Siyut Dikagetkan dengan Mayat yang Sudah Membusuk

Kompas.com - 16/10/2019, 11:57 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.

GIANYAR, KOMPAS.com - Warga di Pantai Siyut, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, dikagetkan dengan temuan mayat pada Selasa (15/10/2019) pukul 15.00 Wita.

Diketahui, identitas mayat tersebut bernama Pande Mahayasa (24), asal Ubud, Gianyar.

Kepala Polsek Kota Gianyar, Kompol I Ketut Suastika mengatakan, belum bisa memastikan penyebab kematiannya.

Baca juga: Polisi Bentuk Tim Khusus Ungkap Kasus Mayat Terikat Dalam Karung

Untuk itu, pihaknya membawa jenazah ke RSUP Sanglah, Denpasar, untuk dilakukan otopsi.

"Sudah dibawa ke Sanglah untuk diajukan otopsi. Kami komunikasi ke pihak keluarga dan ingin memastikan saja," kata Suastika, saat dihubungi, Selasa malam.

Suastika mengatakan, jenazah korban sudah dalam kondisi membusuk. Jadi, tidak diketahui apakah ada tanda kekerasan di tubuh korban.

"Belum nampak, karena sudah membusuk dan diduga lebih dari sehari," kata dia.

Dari informasi yang dihimpun, mulanya seorang pencari batu bernama Nyoman Wanta menemukan mayat korban di pinggir pantai. Kemudian ia melaporkannua ke petugas Balawista.

Baca juga: Kasus Mayat dalam Karung dengan Kaki Tangan Diikat, 4 Saksi Diperiksa

Untuk memastikan, mereka bersama-sama menuju lokasi mayat. Lalu temuan tersebut dilaporkan ke pihak Kepolisian.

Sekitar pukul 15.17 Wita, pihak Kepolisian datang. Setelah itu jenazah korban dievakuasi ke RSUP Sanglah untuk diotopsi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X