Tak Hanya Diperkosa Ayah Tiri dan Diusir Ibu Kandung, Remaja Ini Juga Cari Nafkah

Kompas.com - 15/10/2019, 18:25 WIB
Reni menceritakan keseharian N yang mengurusi pekerjaan rumah tangga dan menjaga toko hingga malam. KOMPAS.com/A. FaisolReni menceritakan keseharian N yang mengurusi pekerjaan rumah tangga dan menjaga toko hingga malam.

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Polisi kini mendalami potensi keterlibatan MM, ibu kandung N, yang anaknya diperkosa oleh ayah tirinya dan diusir dari rumah karena dianggap pelakor.

Kanit PPA Polres Probolinggo Bripka Isana Reni Antasari mengatakan, MM saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi juga tidak kooperatif.

Sama dengan suaminya, Madi, MM juga sulit diajak bicara.

"Sepertinya MM dan Madi saling melindungi. Mereka sulit sekali dimintai keterangan dan diajak bicara," kata Reni, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Aksi pengusiran MM terhadap N juga menjadi fokus pemeriksaan polisi. Sebab, hal itu merupakan aksi kekerasan dan berpotensi menelantarkan anak di bawah umur.

"Karena diusir ibunya lantaran dianggap pelakor, N pergi ke rumah ayah kandungnya di Kabupaten Lumajang," jelasnya.

Fakta berikutnya yang didalami polisi, lanjutnya, adalah beban pekerjaan yang harus dilakukan N yang masih berumur 14 tahun.

Menurutnya, N diwajibkan melakukan pekerjaan ibu rumah tangga selama tinggal di rumah ayah tirinya di Kecamatan Leces.

"Selain mengurusi pekerjaan rumah, N disuruh MM menjaga toko kelontong dari pagi hingga malam pukul 23.00 WIB. Itu terjadi setiap hari. Belum lagi, MM sering mengasari N," ujar Reni.

Baca juga: Selain Diperkosa Ayah Tiri, Remaja yang Diusir Ibu Kandung karena Dituduh Pelakor Sering Dikasari

MM dan N memang mendapatkan tugas mencari nafkah lewat toko kelontong yang dimiliki Madi. Madi sering tidur di rumahnya dan tidak bekerja. Sehingga fisik Madi agak prima.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X