Pria yang Bawa Sabu Mengaku Beli Pistol Rakitan untuk Gaya-gayaan

Kompas.com - 15/10/2019, 14:24 WIB
Barang bukti senjata api rakitan jenis revolver kaliber 22 yang diamankan Polresta Denpasar KOMPAS.com/IMAM ROSIDINBarang bukti senjata api rakitan jenis revolver kaliber 22 yang diamankan Polresta Denpasar

DENPASAR, KOMPAS.com - Polisi masih mendalami senjata api rakitan yang dimiliki oleh Anak Agung Putu Paranatha (38).

Ia sebelumnya, pria itu ditangkap membawa sabu saat melintas di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kita, Badung, Bali pada Sabtu (5/10/2019) pukul 18.00 Wita.

Kepala Polresta Denpasar, Kombes Ruddi Setiawan mengatakan, pelaku sudah memiliki senjata api rakitan tersebut selama tiga bulan terkahir.

Baca juga: Bawa Sabu dan Senjata Api Rakitan, Pria di Bali Ditangkap

Kepada polisi, pelaku mengaku membawa senjata hanya untuk gaya-gayaan dan jaga diri.

"Jadi, alasan dia bawa senjata untuk gaya-gayaan saja," kata Ruddi, di Mapolresta Denpasar, Selasa (15/10/2019).

Ruddi menambahkan, selama ini pelaku belum sekalipun menggunakan senjata tersebut. Pelaku juga mengaku selalu membawa senjata tersebut dan diletakan di tas.

"Iya dia ke mana selalu membawa ini (senjata). Kami geledah di dalam tasnya," kata dia.

Ruddi mengatakan, senjata rakitan tersebut didapat pelaku dari Dekmong. Senjata dibeli seharga Rp 15 juta beserta lima butir peluru.

Kini, polisi masih melakukan pengejaran kepada penjual tersebut.

Baca juga: Bawa Senjata Api Saat Pengamanan Demo di Kendari, 6 Polisi Diperiksa

Atas kepemilikan senjata tersebut, pelaku disangkakan dengan Undang-undang Darurat Nomor12 Tahun 1951 tentang senjata api dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup, atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun.

Sebelumnya, Anak Agung Putu Paranatha ditangkap karena membawa narkotika jenis sabu-sabu.

Ia juga membawa senjata api rakitan jenis revolver dengan kaliber 22 beserta lima butir peluru.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara Polisi Ajari Santri Deteksi Berita Hoaks

Begini Cara Polisi Ajari Santri Deteksi Berita Hoaks

Regional
Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Regional
Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Regional
Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Regional
Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Regional
Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Regional
Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Regional
Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Regional
Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Regional
Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Regional
Aksi Pelajar yang 'Prank' Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Aksi Pelajar yang "Prank" Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Regional
Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali 'Narik'

Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali "Narik"

Regional
Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Regional
Pemutaran Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Pemutaran Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X