Kemeja "Indonesia Raya" yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Kompas.com - 15/10/2019, 12:49 WIB
Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka bersama Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di rumah dinas Loji Gandrung Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (18/9/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPutra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka bersama Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di rumah dinas Loji Gandrung Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (18/9/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Kemeja full print bertuliskan "Indonesia Raya" yang dipakai putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka menjadi perhatian masyarakat.

Diketahui kemeja itu dipakai Gibran saat menemui Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo dan mendaftar menjadi anggota DPC PDI-P Surakarta, beberapa waktu lalu. 

Kemeja dengan gambar wajah pahlawan nasional Indonesia, seperti Ki Hajar Dewantara, Bung Hatta, HOS Cokroaminoto itu akan diproduksi secara massal pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Diketahui kemeja tersebut diproduksi sendiri oleh tim Gibran.

Koordinator Forum Muda Visioner Solo yang merupakan pendukung Gibran di Pilkada 2020, Antonius Yogo Prabowo mengatakan, respons masyarakat terhadap kemeja yang dipakai Gibran sangat luar biasa.

"Banyak permintaan, banyak masukan (masyarakat) yang pengin entah itu kaus, atau kemeja. Bagi mereka batik (kemeja) Gibran ini simbol kepuasan," ujar Yogo, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: Ini Komentar Ganjar Soal Gibran Maju Pilwakot Solo 2020

Menurut Yogo, tidak semua partai politik di Solo memakai kemeja Gibran. Sebab, kemeja tersebut telah menjadi ciri khas bos Markobar untuk maju di Pilkada Surakarta 2020.

Kemunculan kemeja tersebut juga mengingatkan kembali memori masyarakat ketika ayah Gibran, Jokowi maju di Pilkada DKI Jakarta.

Saat itu Jokowi yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, memakai baju kotak-kotak.

Kemeja yang dipakai Gibran juga mengingatkan masyarakat terhadap semangat perjuangan para pahlawan nasional yang telah gugur demi merebut kemerdekaan Indonesia.

"Batik (kemeja) ini menjadi simbol, brand-nya Mas Gibran untuk maju di Pilkada 2020," ungkap Dewan Penasihat DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo ini.

Baca juga: Gibran Masuk PDI-P dan Upaya Politikus Muda Ikut Pilkada...

Yoga menyampaikan, alasan Forum Muda Visioner Solo mendukung Gibran maju di Pilkada Solo 2020, karena suami dari Selvi Ananda ini merupakan sosok muda visioner yang dibutuhkan masyarakat saat ini.

Sehingga, tidak ada salahnya jika partai politik di Solo mengusung figur anak muda dalam konstestasi pilkada.

"Bukan masalah partainya yang mengusung. Kami mendukung sosok anak muda yang maju dan kami siap berkoalisi nanti," ujar dia.

Gibran telah resmi mendaftar menjadi kader PDI-P. Ayah dari Jan Ethes ini juga menanyakan terkait formulir pendaftaran wali kota Solo. 

Ralat: Kompas.com meralat judul dan isi berita dari yang sebelumnya menyebutkan "Batik 'Indonesia Raya' yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo. menjadi "Kemeja 'Indonesia Raya' yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo". Atas kesalahan itu redaksi meminta maaf.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal Dunia

Anak Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal Dunia

Regional
Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Regional
Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ganjar: Berbahaya

Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ganjar: Berbahaya

Regional
Viral Pengunjung Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Panggil 15 Pengelola Angkringan

Viral Pengunjung Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Panggil 15 Pengelola Angkringan

Regional
Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Regional
Kecelakaan Usai Beraksi, Begal Ini Ditangkap karena Ponsel Korban

Kecelakaan Usai Beraksi, Begal Ini Ditangkap karena Ponsel Korban

Regional
Kafan yang Dicuri dari Makam Seorang Wanita Ditemukan Bersamaan dengan Sebuah Boneka

Kafan yang Dicuri dari Makam Seorang Wanita Ditemukan Bersamaan dengan Sebuah Boneka

Regional
Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siaga

Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siaga

Regional
2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

Regional
Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Regional
Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Regional
Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Regional
Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Regional
Terungkap, Ini Motif Mbak Ida Pamer Celana Dalam Saat Naik Motor

Terungkap, Ini Motif Mbak Ida Pamer Celana Dalam Saat Naik Motor

Regional
Positif Covid-19, Ketua KPU Muratara Sempat Hadiri Rakor Pilkada di Palembang

Positif Covid-19, Ketua KPU Muratara Sempat Hadiri Rakor Pilkada di Palembang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X