Babak Baru Kasus Penganiayaan Siswa SMA Taruna Palembang, Berkas Dilimpahkan ke Jaksa, Pelaku Segera Disidang

Kompas.com - 10/10/2019, 17:56 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kasus penganiayaan DBJ (14) siswa SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia (SMA Taruna Palembang) yang tewas saat mengikuti kegiatan orientasi memasuki babak baru.

Obby Frisman Arkataku (24), pembimbing yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut dilimpahkan penyidik Satreskrim Polresta Palembang kepada Jaksa untuk segera menjalani sidang.

Dalam pelimpahan berkas itu, Obby tetap bersikukuh jika dirinya tak melakukan kekerasan kepada DBJ.

Kejadian yang berlangsung pada Sabtu (14/7/2019) tersebut, menurut Obby bermula ketika korban mengalami kesurupan sehingga tak sadarkan diri.

Baca juga: Baterai dari Ampas Kopi yang Membawa 2 Siswa SMA Taruna Bakti Bandung Berlaga di Korea

Akibatnya, DBJ membenturkan tubuh dan kepalanya sendiri ke tanah hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit  dan dinyatakan meninggal dunia.

"Dia duduk dekat sungai, suaranya seperti nenek-nenek. Saat mau saya tolong, dia malah melarang dan mengempaskan tubuhnya sendiri ke tanah,"kata Obby, Kamis (10/10/2019).

Sementara itu, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Palembang Yuliati Ningsih menjelaskan, berkas kasus Obby telah dinyatakan lengkap (P21).

Setelah berkas itu diterima, Jaksa akan langsung menyiapkan dakwaaan untuk dikirim ke Pengadilan Negeri Klas 1 A Palembang.

"Selama 20 hari ke depan surat dakwaannya akan dibuat agar jadwal sidang tersangka dilaksanakan dalam waktu dekat.

Baca juga: Perkembangan Kasus Tewasnya 2 Siswa SMA Taruna: Ada Tersangka Baru hingga Obby Kalah Praperadilan

Alat bukti cukup

Yuliati menerangkan, penyidik telah menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menjerat Obby meskipun ia menyangkal melakukan penganiayaan hingga menyebabkan anak didiknya tewas ketika sedang mengikuti kegiatan masa orientasi.

"Itu merupakan hak tersangka (untuk menyangkal). Tapi penyidik telah memiliki dua alat bukti yang cukup. Tersangka dijerat Pasal 80 ayat 3 Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak,"jelas Yuliati.

Sekadar mengingatkan, kegiatan orientasi di SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia menelan dua korban jiwa. Korban pertama adalah DBJ (14) yang tewas pada Sabtu (14/7/2019) setelah mengalami luka memar dibagian kepala dan dada.

Dalam kasus itu, Obby Frisman Arkataku (24) sebagai pembina ditetapkan polisi sebagai tersangka .

Selain DBJ,  WJ juga meninggal setelah enam hari dirawat di RS Charitas Palembang, pada  Jumat (19/7/2019) malam, karena mengalami operasi usus terlilit.

Untuk kasus WJ, polisi mengamankan seniornya berinisial AS (16).

Baca juga: Jadi Tersangka, Senior Siswa SMA Taruna Indonesia yang Pukul Junior Tak Ditahan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.