[POPULER NUSANTARA] Sopir Truk Tabrak Mobil Perampok | Seorang Kakek 2 Kali Perkosa Siswi SD

Kompas.com - 10/10/2019, 06:58 WIB
Sebuah mobil yang dikendarai oleh kawanan perampok ditabrak pengendara truk di Tol Tangerang - Merak, Selasa (8/10/2019) IstimewaSebuah mobil yang dikendarai oleh kawanan perampok ditabrak pengendara truk di Tol Tangerang - Merak, Selasa (8/10/2019)

KOMPAS.com - Berita populer nusantara kali ini diawali dari cerita sopir truk tabrak mobil kawanan perampok di Tol Balaraja.

Berkat keberanian sang sopir yang diketahui Angga Fernando itu, lima penumpang yang ada di dalam mobil Daihatsu Sigra warna silver metalik itu lari tunggang langgang.

Angga merupakan korban perampokan saat tengah berhenti di ruas Tol Tangerang Merak di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang untuk berganti sopir.

Aksi perampokan sendiri terjadi di Tol Tangerang-Merak Km 35, Selasa (8/10/2019) dini hari. 

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengejar para pelaku yang melarikan diri.

Sementara itu, berita cerita di balik kakak hamili adik kandung juga menjadi perhatian pembaca, berawal dari curhatan sang adik yang mengaku sering di bully teman sekolahnya karena kondisi keluarga yang kurang mampu.

Malah dimanfaatkan sang kakak untuk mengajaknya berhubungan intim layaknya pasangan suami istri, hingga akhirnya kasus tersebut terbongkar setelah RT curiga dengan sakit yang diderita B.

Berikut ini 5 berita populer nusantara selenkapnya:

1. Sopir truk tabrak mobil perampok

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Aksi perampokan terhadap sopir truk terjadi di Tol Tangerang-Merak Km 35, Selasa (8/10/2019) dini hari.

Tidak terima dirampok, sang sopir mengejar pelaku hingga berujung ditabraknya mobil Daihatsu Sigra yang ditumpangi oleh lima perampok di Gerbang Tol Balaraja.

Peristiwa itu berawal saat truk Colt Diesel bernopol BE 8016 YX yang dikendarai oleh Angga Fernando tengah berhenti di ruas Tol Tangerang Merak di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang untuk berganti sopir.

Sekitar lima orang turun dari mobil dan berupaya merampok Angga. Dalam waktu singkat, kelima pelaku mengambil ponsel, sejumlah uang, dan kunci kontak yang kemudian dibuang di tengah jalan.

Aksi pengejaran dilakukan hingga mobil kawanan perampok terlihat hendak menuju gerbang keluar Tol Balaraja Timur.

"Saat itu pelaku mau keluar Tol Balaraja Timur, kemudian pelapor langsung menabrakkan mobil pelapor ke mobil pelaku dari arah belakang," kata Wakapolresta Tangerang Kota AKBP Komarudin kepada wartawan di Tangerang, Selasa (8/10/2019).

Baca juga: Cerita Sopir Truk Tabrak Mobil Kawanan Perampok di Tol Balaraja, Berbekal Kunci Cadangan

2. Berawal dari curhatan Kakak hamili adik kandung 

Ilustrasi SHUTTERSTOCK Ilustrasi

Romi (23) warga Desa Singa Gembara, Kecamatan Sanggatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim) diamankan aparat kepolisian Polres Kutim. Selasa (1/10/2019).

Romi ditangkap petugas karena telah mencabuli B (19) yang tak lain adik kandungnya sendiri hingga sang adik hamil lima bulan.

Meskipun perbuatan tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka. Namun, sang adik melaporkan kakaknya sendiri ke polisi hingga akhirnya ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Ferry Putra Samodra mengatakan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, kejadian berawal korban mengaku sering di-bully di sekolah oleh temannya karena kondisi keluarganya yang kurang mampu.

Sambung Ferry, saat pulang, korban sering curhat ke kakak kandungnya, Romi. Dari curhatan itu berujung pada ajakan berhubungan badan yang dilakukan oleh Romi.

"Dia (B) sering curhat ke kakaknya. Karena curhatan itu secara terus-menerus, kakaknya mengajak berhubungan badan. Itu asal muasalnya," ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (8/10/2019).

Baca juga: Cerita di Balik Kakak Hamili Adik Kandung, Berawal dari Curhatan hingga Ancam Tak Biayai Sekolah

3. Jika Susi tak jadi menteri kelautan dan perikanan lagi

Menteri Susi Pudjiastuti (kanan) dan Kakopolairud Bahrkam Polri Irjen Zulkarnain (kaus putih) di sela istirahat usai mendayung di Pantai Sujung, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (9/10/2019).KOMPAS.com/ FARID ASSIFA Menteri Susi Pudjiastuti (kanan) dan Kakopolairud Bahrkam Polri Irjen Zulkarnain (kaus putih) di sela istirahat usai mendayung di Pantai Sujung, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (9/10/2019).

Massa jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan berakhir pada 20 Oktober 2019 nanti.

Jika sudah tidak menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, apa yang akan dilakukan Susi? Apakah tradisi menenggelamkan kapal asing pencuri ikan masih dilakukan oleh KKP meski Susi tak menjabat lagi?

Dalam beberapa kesempatan penenggelaman kapal di Pontianak dan Natuna, Menteri Susi selalu mengatakan bahwa kegiatan ini adalah yang terakhir kali.

Ia menyebutkan penenggelaman 40 kapal selama dua hari di dua lokasi itu adalah kegiatan penenggelaman penutup selama dirinya menjabat sebagai Menteri KKP.

"Ini penenggelaman terakhir oleh saya. Selama dua hari ini kami sudah menenggelamkan 40 kapal asing pencuri ikan di Pontianak dan Natuna," kata Susi saat menenggelamkan sejumlah kapal asing di Selat Lampa, Natuna, Kepulauan Riau, Senin (7/10/2019).

Baca juga: Jika Susi Tak Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Lagi...

4. Polisi apresiasi sopir truk yang tabrak mobil perampok di Tol Balaraja

Wakapolres Tangerang Kota AKBP Komarudin mengapresiasi tindakan sopir truk yang mengejar dan menabrak mobil kawanan perampok di Tol Tangerang-Merak, Selasa (9/10/2019) dini hari.

Apa yang dilakukan sopir sekaligus korban bernama Angga Fernando membantu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

"Cukup membantu, kami bisa mengetahui identitas pelaku dan lain sebagainya. Apresiasi walaupun cukup beresiko untuk si korban sendiri," kata Komarudin, kepada Kompas.com, Rabu (9/10/2019).

Komarudin mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh sang sopir disebut cukup berani lantaran melakukan pengejaran dari tempat kejadian perkara di Cikupa hingga Balaraja Timur.

"Korban cukup berani untuk melakukan pengejaran atau membuntuti kebetulan exit tol di Balaraja Timur, di sanalah kesempatan korban untuk melakukan penangkapan karena meyakini di situ ada petugas dan sebagainya," kata Komarudin.

Baca juga: Polisi Apresiasi Tindakan Sopir Truk yang Tabrak Mobil Perampok di Jalan Tol Balaraja

5. Modus cari jangkrik, seorang kakek 2 Kali perkosa siswi SD

Pelaku diwawancarai polisi dari Unit PPA Polres Brebes setelah memerkosa anak di bawah umur, Selasa (8/10/2019).Dok. Polres Brebes Pelaku diwawancarai polisi dari Unit PPA Polres Brebes setelah memerkosa anak di bawah umur, Selasa (8/10/2019).

Warno (67), kakek asal Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ditangkap polisi karena memerkosa AD (8) tak lain anak tetangganya sendiri yang masih duduk di bangku kelas 2 SD.

Modus pelaku memerkosa korban mengajak korban ke sawah untuk mencari jangkrik, Rabu (2/10/2019).

Pelaku kemudian memberikan uang Rp 10.000 kepada korban.

"Modusnya pelaku membujuk korban diajak mencari jangkrik dan dikasih uang Rp 10.000. Selanjutnya, pelaku menyetubuhi korban," kata Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono, saat dihubungi, Selasa (8/10/2019).

Sebelum ke lokasi, awalnya AD yang baru pulang sekolah membeli jajanan di warung tak jauh dari rumah Warno.

AD sempat mampir ke rumah Warno. Pelaku kemudian mengajak korban pergi ke sawah mencari jangkrik.

Baca juga: Modus Cari Jangkrik, Seorang Kakek 2 Kali Perkosa Siswi SD

Sumber KOMPAS.com (Acep Nazmudin, Candra Setia Budi, Farid Assifa, Tresno Setiadi)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X