Perusahaan Terdakwa Tambang Ilegal Divonis Bebas, Gakkum LHK Lapor ke KY

Kompas.com - 07/10/2019, 10:47 WIB
Salah satu lokasi pertambangan yang dilakukan PT Laman Mining yang digerebek oleh Gakkum KLHK di Kabupaten Ketapang (20/8/2018) dok Kementerian LHKSalah satu lokasi pertambangan yang dilakukan PT Laman Mining yang digerebek oleh Gakkum KLHK di Kabupaten Ketapang (20/8/2018)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Balai Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( Gakkum LHK) Wilayah Kalimantan menyesalkan vonis bebas terhadap PT Laman Mining, terdakwa pelaku tambang ilegal di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Menurut Gakkum LHK, putusan tersebut bertolak belakang dengan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) sehingga akan menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum perkara pertambangan di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, dakwaan jaksa penuntut umum dalam perkara tersebut adalah pidana denda Rp 37,5 miliar dan pidana tambahan pencabutan izin usaha.

Baca juga: 1 Lagi Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng

JPU meyakini, PT Laman Mining telah sah dan terbukti melakukan tindak pidana penambangan di dalam kawasan hutan tanpa izin menteri.

PT Laman Mining didakwa melanggar Pasal 89 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

"Seharusnya putusan majelis hakim sejalan dengan dakwaan jaksa penuntut umum," kata Kepala Balai Gakkum LHK wilayah Kalimantan Subhan, Senin (7/10/2019).

Subhan mengatakan, sebelum melakukan penyidikan, Balai Gakkum telah melakukan koordinasi secara intensif dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, BPKH Wilayah III Pontianak, dan instansi terkait lain di pusat ataupun daerah.

Laporkan ke Komisi Yudisial

Subhan mengkhawatirkan, putusan seperti ini menjadi modus bagi korporasi lain untuk melakukan kegiatan yang sama, serta cenderung untuk melanggar dan tidak menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Terkait putusan itu, Balai Gakkum juga akan melaporkan hasil persidangan itu ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Komisi Yudisial di Jakarta.

Baca juga: KLHK Segel Lahan Perusahaan Sawit Asal Singapura di Sumsel

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X