Marak Penggalian Sumur Dalam, 7 Desa di Magetan Alami Krisis Air Saat Kemarau Panjang

Kompas.com - 05/10/2019, 07:34 WIB
Salah satu sumur dalam yang dibangun untuk pengairan di Kabupaten Magetan. Banyaknya sumur dalam dibangun membuat sumur di tujuh desa di Magetan mengalami kekeringan di musim kemarau tahun ini. KOMPAS.com/SUKOCOSalah satu sumur dalam yang dibangun untuk pengairan di Kabupaten Magetan. Banyaknya sumur dalam dibangun membuat sumur di tujuh desa di Magetan mengalami kekeringan di musim kemarau tahun ini.

MAGETAN , KOMPAS.com  -  Tujuh desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengalami krisis air bersih akibat musim kemaru yang lebih panjang.

Padahal tahun sebelumnya, tujuh desa tersebut tidak mengalami krisis air di musim kemarau.

" Sumur warga di tujuh desa ini mulai kering, sebelumnya tidak pernah kering," ujar Kasie Kedaruratan BPBD Kabupaten Magetan Feri Yoga Saputra, Jumat (4/10/2019).

Feri mengungkap, banyaknya penggalian sumur dalam untuk pengairan diduga menjadi penyebab meluasnya desa terdampak kekeringan tahun ini di Kabupaten Magetan selain musim kemarau yang panjang.

Baca juga: Krisis Air Bersih, Warga Cianjur Manfaatkan Cerukan Tepi Sawah

Pembangunan sumur dalam menyebabkan sumur warga menjadi kering, padahal sumur merupakan sumber air bagi warga.

"Rata-rata di wilayah Kabupaten Magetan itu tersedot dengan sumur dalam. Jadi sumur dalamnya lebih lancar, imbasnya kepada sumur warga," imbuhnya.

Dengan bertambahnya tujuh desa mengalami kekeringan, total ada 10 desa di Kabupaten Magetan yang mengalami krisis air di musim kemarau tahun ini. Dari 10 desa, sebanyak 11.000 jiwa terdampak krisis air besih.

"Jadi totalnya ad 10 Desa yang terdampak kekeringan tahun ini. Jumlah jiwa yang terdampak diperkirakan mendekati angka 11.000 jiwa," kata Feri.

Dari prakiraan cuaca BMKG diperkirakan hujan baru akan turun di Kabupaten Magetan pada pertengahan bukan November.

Untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan, BPBD melakukan droping sebanyak 128.000 liter atau 18  mobil tangki air setiap hari kepada warga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Anak Bupati Majelengka Tembak Kontraktor, Polisi Periksa 9 Saksi

Kasus Anak Bupati Majelengka Tembak Kontraktor, Polisi Periksa 9 Saksi

Regional
Sepanjang 2019, 1.374 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di Ungaran

Sepanjang 2019, 1.374 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di Ungaran

Regional
'Katanya Ada Bom di Medan, Makanya Semua yang Masuk Harus Diperiksa'

"Katanya Ada Bom di Medan, Makanya Semua yang Masuk Harus Diperiksa"

Regional
Di Sekolah Ini, Hanya Ada 1 Ruang Kelas dan 1 Guru untuk Seluruh Siswa

Di Sekolah Ini, Hanya Ada 1 Ruang Kelas dan 1 Guru untuk Seluruh Siswa

Regional
Wajah Jenazah Dalam Koper Rusak, Polisi Akan Buat Sketsa

Wajah Jenazah Dalam Koper Rusak, Polisi Akan Buat Sketsa

Regional
Komisi X DPR: Komcad Pertahanan Jangan Berujung Indoktrinasi Militerisme

Komisi X DPR: Komcad Pertahanan Jangan Berujung Indoktrinasi Militerisme

Regional
Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Regional
Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Regional
Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Regional
Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Regional
Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Regional
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Regional
Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X