Kursi Bupati Lowong, Pemkab Mojokerto Tunggu Petunjuk Gubernur dan Mendagri

Kompas.com - 04/10/2019, 22:36 WIB
Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi (baju putih), saat mendatangi kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (4/10/2019). KOMPAS.COM/MOH SYAFIÍWakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi (baju putih), saat mendatangi kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (4/10/2019).

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Kursi Bupati Mojokerto Jawa Timur, saat ini masih lowong.

Itu terjadi setelah Bupati Mojokerto Musthofa Kemal Pasha nonaktif karena tersangkut kasus tindak pidana korupsi.

Bupati Mojokerto ditahan KPK pada Senin (30/4/2018) dan membuatnya tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah.

Sejak Musthofa ditahan KPK, kepemimpinan di Pemkab Mojokerto dipegang oleh Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi.

Baca juga: Kasus Pencucian Uang, Rumah Orangtua dan Aset Tanah Bupati Mojokerto Nonaktif Disita KPK

Oleh KPK, Musthofa dijerat dengan tiga kasus. Salah satu kasus yang menjeratnya sudah divonis pengadilan dan dinyatakan memiliki kekuatan hukum tetap.

Sehubungan dengan status hukum Musthofa yang sudah ditetapkan sebagai terpidana dalam kasus gratifikasi perizinan tower, kursi Bupati Mojokerto diperkirakan bakal segera terisi.

Informasi yang diterima Kompas.com, Pemkab Mojokerto sudah mengirimkan surat terkait putusan hukum yang disandang Musthofa kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pengiriman surat yang akan berimplikasi pada pengisian kursi Bupati Mojokerto yang lowong tersebut disertai dengan salinan putusan pengadilan tingkat pertama, hingga putusan pengadilan tinggi.

Jabatan Bupati Mojokerto yang lowong setelah ditinggal Musthofa, diperkirakan akan diisi oleh Pungkasiadi yang kini menjadi Wakil Bupati Mojokerto.

Namun, menanggapi pengisian kursi Bupati Mojokerto, Pungkasiadi menyatakan masih menunggu petunjuk dari Gubernur Jawa Timur dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Regional
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Regional
Tabrakan Maut Mobil Colt T Vs L300, Sopir Diduga Hilang Kendali, Satu Orang Tewas

Tabrakan Maut Mobil Colt T Vs L300, Sopir Diduga Hilang Kendali, Satu Orang Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X