"Kami Nyatakan Gedung DPRD Disegel Rakyat"

Kompas.com - 30/09/2019, 19:43 WIB
Ratusan massa aksi demo mendesak masuk ke halaman kantor DPRD Jateng, Senin (30/9/2019). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIARatusan massa aksi demo mendesak masuk ke halaman kantor DPRD Jateng, Senin (30/9/2019).

SEMARANG, KOMPAS.com - Aksi demonstrasi kembali dilakukan oleh massa dari Aliansi Semarang Raya di depan Gedung DPRD Jawa Tengah, Senin (30/9/2019) sore.

Dari pantauan Kompas.com, massa terus menyuarakan beberapa tuntutan dan memaksa masuk menuju ke kantor wakil rakyat.

Para mahasiswa demo menolak UU KPK, RUU KUHP, dan RUU yang dinilai bermasalah.

Tuntutan ini juga telah disampaikan saat demo yang berlangsung pekan lalu.

Selang beberapa jam mereka melakukan orasi, akhirnya pintu gerbang gedung DPRD Jateng dibuka setelah didesak oleh ratusan massa.

Kendati sudah diizinkan masuk ke halaman gedung DPRD Jateng, massa masih terus bergerak maju menuju ke dalam kantor DPRD Jateng.

Baca juga: Tembok Sekolah Roboh Menewaskan Siswa, Ini Respons Wali Kota Semarang

Sesampainya di depan kantor, massa tak mau menghentikan aksinya meski perwakilan anggota DPRD hadir menemui massa di lokasi.

Alhasil, sempat terjadi perdebatan antara massa dengan aparat kepolisian. Bahkan, perwakilan anggota DPRD Jateng ditolak dan massa tak mau berdialog.

"Ini rumah kami, rumah wakil rakyat! DPR bohong! DPR bohong!" teriak massa sambil terus berjalan menuju depan teras kantor DPRD Jateng.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X